Memperingati HUT RI, Komunitas Bonsai Sabahbalau (KBS) Adakan Acara Silahturahmi dan Jemur Bonsai

  • Bagikan

Lampung Selatan (Potensinews.id) — Komunitas Bonsai Sabahbalau (KBS) bekerjasama dengan desa Sabahbalau adakan acara silaturahmi dan jemur bonsai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-77, Di Jl. M. Azizi, Dusun Ic, desa sabahbalau Minggu, (21/08/22).

Hadir dalam kegiatan ini, ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, camat Tanjung bintang Hendry Hatta, kepala desa Sabahbalau Pujianto, Pembina Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Lampung selatan Abdul karim, dewan juri penilaian bonsai yang dihadirkan langsung dari karawang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan beberapa komunitas bonsai yang ada di Provinsi Lampung

“saya mengapresiasi kepada teman-teman komunitas bonsai Lampung Selatan terlebih khusus yang ada di Sabahbalau mudah-mudahan event ini dapat ditingkatkan untuk terus berinovatif serta kreatif, dan saya mendukung adanya event nasional yang bisa diadakan oleh komunitas bonsai Lampung, khususnya bonsai Lampung Selatan atau sabahbalau agar dapat bersaing

secara nasional dengan provinsi-provinsi yang lain,” ujar ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay setelah membuka acara dengan Pemotongan Pita.

Baca Juga:  Peringati HPN 2022, PWI Pringsewu Tabur Benih Ikan dan Tanam Pohon di Bendungan Way Sekampung

Ditempat yang sama Saat diwawancarai ketua pembina PPBI Abdul karim mengatakan, komunitas bonsai yang ada di Sabahbalau memang bisa dibilang masih baru namun semangat dan Kekompakannya melebihi komunitas yang sudah lama.

“Kalau menurut umur sabahbalau boleh dikatakan komunitas yang baru, tetapi eksisnya, kekompakannya dan guyubnya memang cukup luar biasa, lebih menonjol dari komunitas yang lain.

Lanjutnya, Senada dengan ketua DPRD provinsi Lampung Migrum Gumay, Abdul karim mengatakan, Di lampung selatan sudah berdiri beberapa ranting, dari 9 ranting yang ada di Lampung Selatan Sabahbalau termasuk salah satu ranting kita.

“Kedepan motivasi dan dukungan kami bagaimana kita menghimpun komunitas ini sehingga bisa menaikan eventnya bukan hanya sekupnya lokal saja, tetapi kita mau menaikan event ini ke tingkat nasional,” tuturnya.

Camat Tanjung bintang Hendry Hatta, dalam sambutannya mengatkan, ini adalah salah satu bentuk silaturahmi antara pencinta bonsai, kita dukung kegiatan-kegiatan seperti ini, Memang sekarang masih pandemi covid-19 yang belum selesai, tetapi kita harus terus menghidupkan perekonomian

Baca Juga:  Profil Irwansyah Agung Sekertaris DPD BMI sayap partai PDIP Lampung, Setia dengan BMI sejak Mahasiswa

“karena dengan komunitas bonsai yang ada di kecamatan Tanjung bintang, ini salah satu sebagai wisata yang dapat meningkatkan perekonomian, harapanya KBS terus dapat eksis Dan terus kreatif membuat bonsai-bonsai menjadi seni yang unik-unik,” ujarnya

Untuk itu, sambungnya “barang kali ini di desa sabahbalau tidak menutup kemungkinan besok-besok ada di desa yang lain di kecamatan Tanjung bintang, karena masyarakat Tanjung bintang banyak juga pencinta bonsainya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni HMI (KAHMI) & Forum Alumni HMI (FORHATI) Kota Bandar Lampung Periode 2022-2027

Baca Juga: Kemeriahan Perayaan HUT RI Ke-77 di Dusun Totoharjo 1, Kecamatan Tanjung Bintang

Kepala desa Sabahbalau Pujianto dalam sambutannya mengatakan, ia merasa bangga dengan KBS dan desa Sabahbalau, menurut Pujianto KBS yang ada di desa Sabahbalau ini sangat dicintai masyarakat, apalagi acara ini bisa berjalan sukses berkat panitia dari KBS.

Baca Juga:  Disdik Lamsel Sosialisasi Kurikulum Merdeka

“Saya selaku kepala desa saya bangga dengan KBS, saya bangga dengan desa sabahbalau, ini komunitas yang sangat di cintai masyarakat, dengan diselenggarakannya acara ini dan bisa berjalan sukses, ini berkat kerjasama dan gotong royong kita semua, desa sabahbalau hebat mempunyai KBS,” tegasnya.

Lanjutnya pujianto, ketika saya tahu anak-anak KBS mau mengadakan acara silaturahmi dan jemur bonsai, bukan seratus persen saya dukung, bahkan seribu persen saya dukung, ini semua demi kebersamaan dan kemajuan desa Sabahbalau agar dikenal masyarakat luar akan bonsainya.

“Desa sabahbalau sudah terkenal ke masyarakat luar dengan penggiat bonsainya yang banyak, banyak yang hobi banyak yang mengerti apa itu bonsai, karena bonsai memiliki nilai seni,” tuturnya.

Akhir acara ditutup dengan pembagian hadiah untuk para peserta pemenang yang telah ditentukan oleh dewan juri. (***)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *