Impor Rugikan Petani, Mendag : Sebenarnya Anti Impor Tapi Terpaksa Karena Surplus

  • Bagikan
Mendag Zulkifli Hasan saat memberi sambutan pada acara Sematak UKM/IKM Lampung Berjaya 2022

Bandar Lampung, (potensinews.id) – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menolak impor bahan kebutuhan pokok, karena dinilai apat merugikan para petani

Hal tersebut disampaikan Zulkifli saat memberi sambutan pada acara Semarak Usaha Kecil Menengah/Industri Kecil Menengah (UMK/IKM) Lampung Berjaya tahun 2022, di PKOR, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (28/12)

Menurut Zulhas sapaan akrabnya, berdasarkan pengalamannya waktu kecil bahwa nasib petani bisa berubah terbalik ketika Pemerintah banyak mengimpor kebutuhan pokok

“Saya sebenarnya anti impor, saya punya pengalaman mulai kecil, jadi pihak petani yang selalu dirugikan. Sampai hari ini nasib petani masih sama,” ujarnya di hadapan audiens

“Oleh karena itu dulu kalau petani punya kebon, punya sawah, sekarang jadi buruh tani. Artinya korban,” tukasnya

Baca Juga:  Satukan Hati di Bulan Suci, KNPI Lampung Gelar Silaturahmi

Selain itu, Zulhas berkeinginan Pemerintah tidak mengimpor bahan pokok, tetapi berbanding terbalik dengan data Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyatakan ketidak seimbangan atau surplus

“Misal, saya tidak setuju impor beras. Kemendag ini instansi pendukung saja, karena Mentan mengatakan kita surplus 7 juta, tapi Bulog stoknya tidak ada, beras naik terus, harus operasi pasar, operasi pasar beras dibagi-bagi. Habis, konfiden terganggu, harga naik seribu lebih, goncang. Akhirnya rapat. Diputuskanlah Bulog harus membeli,” terangnya.(Virgo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *