Potensinews.id – Yayasan Salam Palestina Indonesia (SPI) Regional Lampung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh, Rabu, 31 Desember 2025.
Penyaluran bantuan yang bertepatan dengan malam pergantian tahun ini difokuskan pada penguatan aspek spiritual berupa Al-Qur’an dan perlengkapan ibadah.
Bantuan yang dikirimkan meliputi Mushaf Al-Qur’an, buku Iqro, serta kebutuhan salat seperti mukena, sajadah, dan kain sarung. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat terdampak tetap dapat menjalankan ibadah di tengah situasi darurat.
Ketua SPI Regional Lampung, Ustadz Firmansyah, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas masyarakat Lampung terhadap warga Aceh yang tengah diuji musibah. Ia menekankan pentingnya menjaga sisi religiusitas di tengah kehilangan materi.
“Mereka boleh saja kehilangan harta benda akibat bencana, tetapi mereka tidak boleh kehilangan iman dan akidah. Inilah landasan kami mengirimkan perlengkapan ibadah,” ujar Ustadz Firmansyah.
Menurut Ustadz Firmansyah, Aceh dan Palestina memiliki ikatan kemanusiaan yang sangat kuat. Ia menyinggung bagaimana rakyat Aceh secara konsisten membantu rakyat Palestina yang mengalami genosida.
Sebaliknya, saat Aceh dilanda bencana, doa dan dukungan serupa juga mengalir dari bumi Palestina.
“Palestina dan Sumatra adalah dua wilayah yang saat ini sama-sama menghadapi ujian berat. Solidaritas di antara keduanya harus terus dijaga demi nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.
Hingga saat ini, SPI Regional Lampung masih membuka pintu bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi memberikan dukungan bagi korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. Bantuan dapat berupa barang (Al-Qur’an/Alat Salat) maupun donasi dana.
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening BSI 1037183527 atau menghubungi nomor konfirmasi di 0822 6999 9807 (Ustadz Firmansyah).
Segenap bantuan yang terkumpul dipastikan akan didistribusikan langsung oleh tim lapangan SPI yang berada di Aceh agar tepat sasaran kepada para pengungsi.
“Duka mereka adalah duka kita semua. Insya Allah, amanah masyarakat Lampung akan tersampaikan dengan baik,” tutupnya.












