Way Kanan

Dukung Kemandirian Pangan, Lapas Way Kanan Tebar 900 Bibit Ikan Nila dan Gurame

×

Dukung Kemandirian Pangan, Lapas Way Kanan Tebar 900 Bibit Ikan Nila dan Gurame

Sebarkan artikel ini
Dukung Kemandirian Pangan, Lapas Way Kanan Tebar 900 Bibit Ikan Nila dan Gurame
Lapas Kelas IIB Way Kanan melaksanakan kegiatan penebaran bibit ikan nila dan ikan gurame di Sarana Asimilasi dan Edukasi Budidaya Ikan Air Tawar, Selasa, 13 Januari 2026. | Ist

Potensinews.id – Dukung kemandirian pangan, Lapas Way Kanan tebar 900 bibit ikan nila dan gurame.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan melaksanakan kegiatan penebaran bibit ikan nila dan ikan gurame di Sarana Asimilasi dan Edukasi Budidaya Ikan Air Tawar, Selasa, 13 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Lapas Way Kanan terhadap pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus implementasi dari 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya program kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rumah Tahanan Negara dengan memanfaatkan lahan tidur.

Pada periode ini, Lapas Way Kanan menebar sebanyak 900 ekor bibit ikan, terdiri dari 600 ekor bibit ikan nila dan 300 ekor bibit ikan gurame. Penebaran dilakukan langsung oleh warga binaan dengan pengawasan petugas Lapas Way Kanan.

Baca Juga:  Adipati Ungkap Bandara Gatot Soebroto Layani Rute Penerbangan Baru, Satu Kunci Kemajuan Daerah

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Menurutnya, melalui kegiatan ini warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan budidaya ikan, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam upaya strategis mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui program perikanan ini, Lapas Way Kanan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang positif, produktif, dan berkelanjutan guna menciptakan warga binaan yang mandiri, terampil, serta siap kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat.