BERITA

Keracunan Siswa di Lampung, Komite OSIS Nasional Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

×

Keracunan Siswa di Lampung, Komite OSIS Nasional Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Keracunan Siswa di Lampung, Komite OSIS Nasional Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Jamal, Ketua DPD I KONI Provinsi Lampung. | Ist

Potensinews.id – Keracunan siswa di Lampung, Komite OSIS Nasional minta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis.

Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa di Bandarlampung mendapat respons dari Komite OSIS Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung.

Organisasi kepemudaan itu meminta agar insiden ini menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depannya.

Jamal, Ketua DPD I KONI Provinsi Lampung, menyampaikan hal tersebut pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Ia menilai insiden di ibu kota Provinsi Lampung ini merupakan pengingat penting bagi semua pihak.

“Program MBG adalah inisiatif penting untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Insiden di Bandarlampung menjadi pengingat bagi kita semua bahwa upaya baik tersebut perlu terus dibarengi dengan penguatan sistem pelaksanaan di lapangan,” kata Jamal.

Baca Juga:  M. Khalid Fredy Saputra: Sukses Bukan Seberapa Banyak Yang Kita Dapat, Tetapi Seberapa Bisa Kita Bermanfaat dan Menginspirasi Orang Lain

Sebagai pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal mendukung langkah mitigasi yang telah diambil dan yakin proses evaluasi serta perbaikan akan dilakukan.

“Evaluasi yang komprehensif diperlukan agar program MBG dapat berjalan semakin baik, dengan standar kesehatan, keamanan, dan kualitas yang lebih baik dan nilai gizinya juga meningkat,” jelasnya.

Jamal menekankan perlunya peningkatan pengawasan dan penyempurnaan prosedur operasional, khususnya dalam aspek pengolahan, pengemasan, dan distribusi makanan.

“Dalam program sebesar MBG, semua aspek teknis, dari bahan pangan hingga penggunaan wadah makanan, perlu mendapat perhatian maksimal. Ini demi memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Protes Kematian Driver Ojol, Massa di Lampung Tuntut Copot Kapolri

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dengan masyarakat untuk menjaga kepercayaan terhadap program pemerintah.

“Keterbukaan informasi penting untuk memperkuat kepercayaan publik. Kita harus pastikan masyarakat mengetahui bahwa setiap masukan dan kejadian akan dijadikan dasar untuk memperbaiki layanan ke depan,” tutup Jamal.