Way Kanan

Pemkab Way Kanan Rakor Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025, Perkuat Mitigasi Musim Hujan

×

Pemkab Way Kanan Rakor Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025, Perkuat Mitigasi Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Way Kanan Rakor Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025, Perkuat Mitigasi Musim Hujan
Asisten I Setda memimpin jalannya Rapat Koordinasi siaga bencana hidrometeorologi bersama perwakilan Polres Way Kanan, Kodim 0427/Way Kanan, dan BPBD Way Kanan di Kabupaten Way Kanan, Kamis (4/12/2025). Foto: Ist

Potensinews.id — Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi 2025, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman bencana yang berpotensi meningkat pada puncak musim penghujan tahun 2025.

Rakor dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Way Kanan dan diikuti lintas unsur, mulai dari Polres Way Kanan, Kodim 0427/Way Kanan, Lanudad Gatot Subroto, jajaran OPD Kabupaten Way Kanan, Karang Taruna Way Kanan, RAPI Way Kanan, Pramuka Kwarcab Way Kanan, seluruh 15 camat, hingga perwakilan media massa.

Asisten I Sekretariat Daerah, Ixuan Ahmadi, menegaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut atas peringatan dini dari BMKG dan BMKG Lampung, terkait potensi cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi. Menurutnya, kondisi cuaca yang fluktuatif dapat memicu bencana seperti banjir, banjir bandang, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jika tidak diantisipasi lebih dini.

Baca Juga:  Bupati Way Kanan Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Tahun 2025

“Musim hujan sudah tiba, dan beberapa wilayah di Indonesia bahkan telah mengalami bencana besar. Dengan adanya peringatan dini, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya di Way Kanan,” tegas Ixuan Ahmadi dalam arahannya.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufrianto, memaparkan bahwa topografi wilayah Way Kanan menjadikan daerah ini rentan terhadap ancaman utama berupa banjir dan banjir bandang. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dan kelompok masyarakat untuk mempercepat respons, memperkuat mitigasi, serta memaksimalkan penyelamatan saat kondisi darurat.

“Kita ingin memastikan koordinasi lebih solid. Mulai dari kesiapan SDM, dukungan peralatan, hingga logistik dan komunikasi di lapangan. Sehingga ketika terjadi keadaan darurat, semua unsur dapat bergerak cepat, terstruktur, terencana, dan sesuai prosedur operasi,” jelas Sufrianto.

Baca Juga:  Kampung Gunung Sangkaran Salurkan BLT-DD untuk Triwulan III dan IV Tahun 2025

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap rakor ini menjadi fondasi penguatan mitigasi bencana di daerah. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang matang, diharapkan risiko korban jiwa maupun dampak kerugian masyarakat dapat diminimalisir secara signifikan pada musim penghujan 2025–2026.