Unila

Bekal Lulusan Ciptakan Kerja, FOSMAKI FKIP Unila Gelar Seminar Kewirausahaan

×

Bekal Lulusan Ciptakan Kerja, FOSMAKI FKIP Unila Gelar Seminar Kewirausahaan

Sebarkan artikel ini
Bekal Lulusan Ciptakan Kerja, FOSMAKI FKIP Unila Gelar Seminar Kewirausahaan
Bekal Lulusan Ciptakan Kerja, FOSMAKI FKIP Unila Gelar Seminar Kewirausahaan. Foto: Ist

Potensinews.id – Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Kimia (FOSMAKI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Komitmen ini diwujudkan melalui Seminar Kewirausahaan bertajuk “Inovasi Usaha Kreatif dalam Penciptaan Produk Unggul dan Kompetitif”.

Kegiatan inspiratif ini berlangsung di Aula K FKIP Unila pada Sabtu (6/12), dihadiri oleh ratusan mahasiswa Pendidikan Kimia dan dibuka secara resmi oleh dosen pembina, Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd.

Ketua Pelaksana, Panggih Dierga, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan agenda strategis tahunan FOSMAKI yang bertujuan menumbuhkan keberanian dan kreativitas mahasiswa di dunia usaha.

“Kami ingin mahasiswa pendidikan kimia tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Inisiatif ini adalah bekal riil untuk masa depan,” ujar Panggih dalam laporannya.

Baca Juga:  Unila Ikuti Program Bavarian Semiconductor Congress 2024 di Jerman

Seminar ini menghadirkan alumni Pendidikan Kimia FKIP Unila yang kini sukses di berbagai lini bisnis, Henny Agustina, S.Pd., yang kini memimpin PT. Hegus Jaya Group dengan lima unit usaha, mulai dari furnitur, desain interior, hingga jasa transportasi.

Ketua FOSMAKI, Laurino Pangestu, menyampaikan apresiasinya.

“Kehadiran Kak Henny sangat berarti. Beliau adalah bukti nyata bahwa lulusan pendidikan kimia pun dapat sukses di berbagai bidang, termasuk entreprenership,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Dr. Bayu Saputra menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini.

Menurutnya, perguruan tinggi kini dituntut mencetak individu yang mampu berinovasi dan menciptakan peluang.

Ia juga mengungkapkan bahwa seminar ini terintegrasi langsung dengan evaluasi Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Kewirausahaan.

Baca Juga:  Unila Kembali Submit Data Untuk THE Impact Rankings 2024

“Selama satu semester, mahasiswa telah menempuh kurikulum Wadhwani Foundation dan menyusun proposal PKM yang kini berpeluang maju ke tingkat nasional. Rangkaian ini dirancang agar ide bisnis mereka dapat diwujudkan,” jelas Dr. Bayu.

Pada sesi inti, Henny Agustina membagikan perjalanan karier dan kunci suksesnya.

Ia menekankan bahwa inovasi adalah pembeda utama antara produk biasa dan produk unggul.

Menurut Henny, pelaku usaha harus mampu menghadirkan value added, memahami kebutuhan pasar secara mendalam, dan membangun identitas merek yang kuat.

Henny juga berbagi strategi praktis dalam mengelola berbagai unit usaha sekaligus dan kiat menghadapi tantangan umum UMKM, seperti keterbatasan modal dan adaptasi teknologi.

“Modal terbesar bukan uang, tetapi mental. Berani mencoba, tidak takut gagal, dan mau terus belajar adalah kunci untuk bertahan dan berkembang,” tegas Henny.

Baca Juga:  Kepala BPHM, Mewakili Rektor Unila, Hadiri HUT ke-6 Rilis.id Lampung

Antusiasme mahasiswa memuncak dalam sesi tanya jawab yang membahas strategi digital marketing hingga cara memulai bisnis dengan modal minim.

Kegiatan seminar ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber dan sesi foto bersama, diharapkan dapat menjadi katalis bagi munculnya wirausahawan muda dari FKIP Unila.