Way Kanan

Sungai Way Nibung Meluap, Sejumlah Rumah dan Lahan Pertanian di Way Kanan Terendam

×

Sungai Way Nibung Meluap, Sejumlah Rumah dan Lahan Pertanian di Way Kanan Terendam

Sebarkan artikel ini
Sungai Way Nibung Meluap, Sejumlah Rumah dan Lahan Pertanian di Way Kanan Terendam
Banjir merendam ruas jalan di Kampung Sari Jaya, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Kamis (8/1/2026). Foto: Ist

Potensinews.id — Intensitas hujan tinggi yang mengguyur sejak Rabu malam menyebabkan Sungai Way Nibung meluap dan merendam pemukiman warga di Kampung Sari Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Kamis (8/1/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, Sufrianto, mengatakan hujan dengan durasi cukup lama menjadi pemicu utama terjadinya banjir.

“Hujan berintensitas tinggi terjadi sejak Rabu pukul 18.00 WIB hingga Kamis pukul 10.30 WIB. Kondisi ini menyebabkan debit Sungai Way Nibung meningkat hingga meluap ke pemukiman warga,” ujar Sufrianto dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, titik terdampak terparah berada di RT 006 RW 003. Tercatat tiga unit rumah warga dan satu musala terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.

Baca Juga:  Polres Way Kanan dan TNI Gelar Apel Bersama Dilanjutkan Patroli Gabungan

Selain merendam pemukiman, banjir juga berdampak pada sektor pertanian dan akses transportasi warga.

“Sekitar 15 hektare lahan pertanian dan perkebunan ikut terdampak dengan ketinggian air antara 30 hingga 100 sentimeter. Sementara jalan lintas di RT 002 hingga jalan kabupaten di RT 005 sepanjang kurang lebih 150 meter masih tergenang,” jelasnya.

Sufrianto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi lingkungan turut mempengaruhi lambatnya air surut.

“Selain curah hujan tinggi, adanya pendangkalan sungai serta elevasi jalan yang rendah membuat air cepat naik ke badan jalan dan rumah warga,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Way Kanan masih terus memantau perkembangan debit air di lokasi. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan ketinggian air.