Unila

Dari Kampus ke Desa, Unila Lepas 130 Mahasiswa KKN Tematik ke Pringsewu

×

Dari Kampus ke Desa, Unila Lepas 130 Mahasiswa KKN Tematik ke Pringsewu

Sebarkan artikel ini
Dari Kampus ke Desa, Unila Lepas 130 Mahasiswa KKN Tematik ke Pringsewu
Unila resmi menerjunkan 130 mahasiswa KKN Tematik ke Pringsewu untuk fokus pada pengembangan produk Mocaf. Foto: Ist

Potensinews.id – Universitas Lampung (Unila) secara resmi menyerahkan 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam acara penyerahan mahasiswa KKN yang digelar di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Jumat, 9 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri langsung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., selaku Rektor Unila dan H. Riyanto Pamungkas sebagai Bupati Pringsewu.

Penyerahan mahasiswa KKN ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.

Prof. Lusmeilia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin dengan baik.

“Atas nama pimpinan Universitas Lampung, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas sambutan, dukungan, serta kolaborasi yang selama ini terbangun,” ujarnya.

Baca Juga:  Unila Bekali Mahasiswa Kesehatan Mental Lewat Pembelajaran Real Life

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN Tematik ini merupakan tindak lanjut nyata dari kesepakatan kerja sama antara Unila dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam pengembangan produk mocaf sebagai salah satu produk unggulan daerah.

“Kami meyakini pengembangan mocaf tidak hanya berbicara tentang teknologi pengolahan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, dan kemandirian pangan lokal,” katanya.

Pada periode pertama tahun 2026, Unila melaksanakan KKN di empat kabupaten/kota, salah satunya Kabupaten Pringsewu.

Sebanyak 130 mahasiswa dari berbagai progam studi yang ditempatkan di 13 desa di Kecamatan Adiluwih, dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan dan telah mulai menempati posko KKN sejak 8 Januari 2026.

Sementara itu, Riyanto Pangmungkas menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Unila. Pemerintah daerah menilai KKN sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan ke masyarakat.

Baca Juga:  LAMDIK Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Fisika Unila

Ia menjelaskan sebagian besar hasil produksi singkong di Lampung masih bergantung pada industri tapioka, sementara kebutuhan industri lain terhadap mocaf justru terus meningkat.

“Hampir 80 persen produksi singkong di Lampung hanya dimanfaatkan untuk tepung tapioka, padahal ada potensi besar dari produk turunan lain seperti mocaf, produksi mocaf yang kami dorong bukan industrialisasi besar, tetapi berbasis pemberdayaan masyarakat melalui klaster-klaster lokal,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu menyelesaikan persoalan desa serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Mahasiswa harus menunjukkan bahwa mereka adalah agen perubahan yang cerdas, inovatif, dan peduli terhadap persoalan desa,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga menegaskan untuk mendukung pelaksanaan program KKN agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian dan pengolahan hasil pangan lokal.

Baca Juga:  3.770 Peserta Ikuti UTBK UKPPPG di Unila

Acara penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan KKN Tematik Unila di Kabupaten Pringsewu selama kurang lebih satu bulan ke depan.

Diharapkan, program ini mampu mengeluarkan hasil yang nyata, berkelanjutan, serta berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.