Lampung Selatan

Cuaca Ekstrem di Lampung Selatan, Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga Kalianda

×

Cuaca Ekstrem di Lampung Selatan, Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga Kalianda

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstrem di Lampung Selatan, Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga Kalianda
Angin puting beliung menerjang wilayah Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa, 20 Januari 2026, sore. | Ist

Potensinews.id — Angin puting beliung menerjang wilayah Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa, 20 Januari 2026, sore. Peristiwa cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah rumah warga di Perumahan Lubuk Lestari, Kecamatan Kalianda, mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menyampaikan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.

“Jumlah rumah yang terdampak sebanyak tujuh unit dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Rully, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia menjelaskan, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.50 WIB. Laporan resmi diterima Damkarmat Lampung Selatan pada pukul 15.12 WIB. Selang beberapa menit kemudian, petugas gabungan langsung tiba di lokasi pada pukul 15.16 WIB.

Baca Juga:  Berhasil Raih Suara Tertinggi DPRD di Dapil 7 Lamsel, Ismail Haturkan Terimakasih

Proses penanganan awal dilakukan secara bertahap. Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 15.54 WIB dan seluruh kegiatan di lapangan selesai pada pukul 17.15 WIB.

Rully menuturkan, kronologi kejadian bermula ketika Tim Damkar Posko Kalianda menerima permintaan bantuan dari warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung di kawasan Perumahan Lubuk Lestari.

“Setelah menerima laporan, tim langsung mempersiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan rumah warga yang terdampak,” jelasnya.

Saat ini, penanganan awal di lokasi telah diselesaikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Lampung Selatan.