Potensinews.id – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2026–2031.
Dalam momentum tersebut, Cucun hadir mewakili Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), untuk menyampaikan arahan strategis kepada jajaran pengurus baru.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang dihadiri Dewan Syuro, Dewan Tanfidz, pimpinan DPC se-Sumsel, anggota DPRD Fraksi PKB, serta badan otonom partai seperti Panji Bangsa, Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, Gemasaba, Garda BMI, dan Gerbang Tani.
Politik Kehadiran dan Amanat Ketua Umum
Dalam pidatonya, Cucun menegaskan bahwa meskipun Gus Muhaimin tidak hadir secara fisik, semangat dan arah perjuangan beliau tetap menjadi pijakan utama. Ia menyebut pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen konsolidasi kekuatan partai di tengah dinamika global yang terus berubah.
“Dunia sedang bergejolak, teknologi mengubah cara orang berpolitik, dan kepercayaan rakyat terhadap institusi politik makin tergerus. Tantangan ini harus dijawab dengan tindakan nyata dan keberpihakan yang jelas,” ujar Cucun saat membacakan amanat Ketua Umum.
PKB Harus “Naik Kelas”
Pesan utama yang ditegaskan adalah bahwa PKB harus “Naik Kelas”. Transformasi tersebut mencakup perubahan dari rutinitas menjadi solusi, dari janji menjadi kerja nyata, serta dari sekadar kontestasi menjadi kepemimpinan yang berdampak.
“PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemilu. PKB harus menjadi penggerak perubahan dan hadir dalam kehidupan rakyat setiap hari,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, kader PKB harus bertransformasi dari sekadar politisi elektoral menjadi pemimpin perubahan, bahkan negarawan yang berpikir jauh ke depan untuk kepentingan bangsa.
Dukungan terhadap Stabilitas Nasional
Dalam kesempatan itu, PKB menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak pada rakyat dan kedaulatan bangsa. PKB berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya hingga tingkat desa.
Implementasi “Politik Kehadiran”
Cucun menginstruksikan seluruh kader di Sumatera Selatan untuk menerapkan konsep “Politik Kehadiran”, yakni memastikan kader PKB selalu hadir saat rakyat membutuhkan.
“Politik kita bukan politik jarak jauh. Saat petani kesulitan pupuk, nelayan terhimpit, atau masyarakat bingung mengurus bantuan, kader PKB harus hadir mendampingi. Dari kehadiran lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan lahir kekuatan politik,” pungkasnya.
Hadirnya Tokoh Nasional dan Daerah
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah, di antaranya Gus Rivqy Abdul Halim (Ketua Umum DKN Panji Bangsa dan Anggota Komisi VI FPKB DPR RI), H. Bertu Merlas (Ketua DPW PKB Bangka Belitung/Anggota DPR RI), serta SN Prana Putra Sohe (Anggota Komisi XIII FPKB DPR RI).
Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmad Hidayat, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, Wakil Bupati Muba Kyai Abdurohman Husein, serta Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto.
Susunan Inti Pengurus DPW PKB Sumsel 2026–2031
- Ketua DPW: H. Nasrul Halim, S.H. (Anggota DPRD Sumsel)
- Sekretaris: H. Sutami Ismail, S.Ag. (Ketua DPC PKB Palembang/Anggota DPRD Palembang)
- Bendahara: H. Ahmad Zarkasih, S.H.I., M.M.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, DPW PKB Sumsel diharapkan segera menggerakkan mesin partai di Bumi Sriwijaya untuk menjawab harapan rakyat akan kehidupan yang lebih adil, pasti, dan sejahtera.













