Way Kanan

Kompak, Masyarakat Kampung Kotaway Gotong Royong Tata Jalur Wisata Curup Gangsa

×

Kompak, Masyarakat Kampung Kotaway Gotong Royong Tata Jalur Wisata Curup Gangsa

Sebarkan artikel ini
Kompak, Masyarakat Kampung Kotaway Gotong Royong Tata Jalur Wisata Curup Gangsa
Warga Kampung Kotaway Kasui gelar gotong royong rutin bersihkan akses menuju wisata Curup Gangsa. Foto: Ist

Potensinews.id – Kesadaran akan kebersihan lingkungan terus dipupuk oleh masyarakat Kampung Kotaway, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan.

Pada Minggu, 15 Februari 2026, warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong massal dengan menyisir jalur utama yang menghubungkan perbatasan Desa Tanjung Bulan hingga akses masuk objek wisata Curup Gangsa.

Kegiatan rutin mingguan ini bertujuan menciptakan suasana desa yang bersih, rapi, dan nyaman, terutama bagi pengguna jalan serta wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata unggulan daerah tersebut.

Kepala Kampung Kotaway, Nuardi, turun langsung ke lapangan untuk memantau sekaligus memotivasi warga.

Ia menegaskan bahwa aksi fisik ini merupakan manifestasi dari nilai luhur kebersamaan yang menjadi kunci utama dalam membangun desa dan mendukung potensi wisata.

Baca Juga:  Ketua LSM DPP EMPPATI Ungkap Dugaan Penyimpangan di SMAN 1 Blambangan Umpu

“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan rumput dan sampah, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar warga. Terlebih jalur ini adalah akses menuju Curup Gangsa, kami ingin pengunjung merasa nyaman,” ujar Nuardi di sela-sela kegiatan.

Dalam aksi tersebut, warga dari berbagai usia tampak bahu-membahu membawa peralatan seperti parang, sapu lidi, dan cangkul.

Fokus pembersihan meliputi pemangkasan rumput liar di bahu jalan serta normalisasi saluran drainase yang tersumbat guna mengantisipasi genangan air.

Nuardi menambahkan, tradisi gotong royong ini menjadi ruh kehidupan bermasyarakat di Kotaway.

Selain aspek estetika, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antarwarga yang efektif untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah kesibukan sehari-hari.

Baca Juga:  Program RTLH TMMD Way Kanan Capai 54%, Dandim Apresiasi Sinergi TNI dan Warga

Dampak jangka panjang dari lingkungan yang asri diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memberikan kesan positif bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.