Lampung

Pemprov Lampung dan Forkopimda Teken NPHD, Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

×

Pemprov Lampung dan Forkopimda Teken NPHD, Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung dan Forkopimda Teken NPHD, Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
Pemprov Lampung melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Instansi Vertikal/Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu, 18 Februari 2026. | Pemprov Lampung

Potensinews.id — Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Instansi Vertikal/Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu, 18 Februari 2026.

Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Penandatanganan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung (BPKAD) Nurul Fajri bersama Kodam II/Sriwijaya yang diwakili Pangdam Mayjen Kristomei Sianturi, Korem 043/Garuda Hitam yang diwakili Danrem Brigjen Haryantana, serta perwakilan unsur TNI dan Polri lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa penandatanganan NPHD merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi para penerima hibah. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjamin kelancaran penyelenggaraan berbagai kegiatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Gubernur Arinal Djunaidi Mengikuti Kegiatan Peluncuran Laporan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) Tahun 2022

Menurutnya, hibah daerah bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi lainnya dalam mewujudkan cita-cita nasional menuju Indonesia Emas serta visi Lampung Maju.

“Melalui penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah ini, Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen mendukung kinerja instansi pemerintah lainnya, terutama Forkopimda, serta memperkuat kapasitas instansi vertikal, khususnya TNI dan Polri, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Ruwa Jurai,” ujarnya.

Mirza berharap hibah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola dengan baik, sehingga tidak hanya menjadi program rutin tahunan, tetapi juga instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Baca Juga:  STIKes Baitul Hikmah Jalin Sinergi Pendidikan dengan Pemprov Lampung

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan TNI dan Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas wilayah.

“Mari kita perkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang kita cintai, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa penandatanganan NPHD menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan jajaran TNI-Polri di wilayah Lampung.

Ia menegaskan bahwa dukungan melalui mekanisme hibah daerah bukan sekadar administratif, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat stabilitas wilayah, meningkatkan kesiapan satuan, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui kerja sama yang baik ini, berbagai program pembinaan teritorial, peningkatan sarana dan prasarana, serta kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat dilaksanakan secara optimal, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Sunmori Bareng 500 Ojol, Kampanye Safety Riding

Kristomei memastikan setiap dukungan yang diberikan melalui hibah daerah akan dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan manfaat hibah benar-benar dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyebut kolaborasi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, penanggulangan bencana, pembinaan generasi muda, hingga penguatan wawasan kebangsaan.