Berita

Tausiyah tentang Rezeki Halal Warnai Buka Puasa Bersama Warga Sabah Balau

×

Tausiyah tentang Rezeki Halal Warnai Buka Puasa Bersama Warga Sabah Balau

Sebarkan artikel ini
Tausiyah tentang Rezeki Halal Warnai Buka Puasa Bersama Warga Sabah Balau
Kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga Sabah Balau di Masjid Darul Hufadz, Jalan Bukit Salak, Sabah Balau, Tanjung Bintang Selatan, Kamis, 5 Maret 2027. | Ist

Potensinews.id – Suasana kebersamaan dan keberkahan Ramadan terasa hangat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga Sabah Balau di Masjid Darul Hufadz, Jalan Bukit Salak, Sabah Balau, Tanjung Bintang Selatan, Kamis, 5 Maret 2027.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri masyarakat sekitar.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga diisi dengan kegiatan keagamaan berupa tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Mualif Ridwan, M.Pd dengan tema “Berkah Ramadan dengan Usaha dan Harta Halal”.

Dalam ceramahnya, Ustadz Mualif Ridwan menekankan pentingnya umat Islam memastikan bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi berasal dari sumber yang halal. Menurutnya, keberkahan ibadah di bulan Ramadan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya amal yang dilakukan, tetapi juga oleh kesucian rezeki yang diperoleh.

Baca Juga:  Instruksi Mas Ibas, Marwan Cik Asan Jalankan Program Demokrat Peduli dan Berbagi di Lampung

Ia menjelaskan bahwa salah satu cara menjemput keberkahan Ramadan adalah dengan memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh, baik makanan maupun minuman yang harus berasal dari usaha yang halal serta dijauhkan dari hal-hal yang meragukan.

“Kaum muslimin hendaknya berusaha menjemput kebaikan yang berlimpah di bulan Ramadan dengan memperbanyak amal saleh. Selain itu, penting bagi kita untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi berasal dari usaha yang halal, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap keberkahan hidup dan diterimanya amal ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan jamaah agar menghindari perbuatan sia-sia yang dapat mengurangi bahkan merusak nilai pahala puasa. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebajikan.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tokoh Masyarakat

Selain tausiyah Ramadan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian tali asih kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Sebanyak 15 paket santunan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan penerima sekaligus menjadi sarana berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya di bulan Ramadan yang sarat dengan nilai solidaritas dan kepedulian sosial.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut didukung oleh KJKS BMT Fajar Cabang Bandar Lampung sebagai sponsor yang berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Sukandi, MHI. Setelah itu, para jamaah melanjutkan dengan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Baca Juga:  Lampung Peringkat Kedua dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Sumatera

Usai menunaikan salat Maghrib berjamaah, sebagian warga melanjutkan kebersamaan dengan makan malam di lokasi masjid, sementara sebagian lainnya kembali ke rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat memperbanyak amal kebaikan di bulan Ramadan dapat terus terjaga dan memberi manfaat bagi warga sekitar.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang panitia.

Acara buka puasa bersama yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut diakhiri dengan harapan agar kebersamaan dan semangat berbagi di bulan Ramadan dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang. Baarakallahu fiikum.