Potensinews.id – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, resmi melantik kembali Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung masa bakti 2026–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Maret 2026.
Pelantikan ini menandai dimulainya periode kedua kepemimpinan Prof. Wan Jamaluddin. Sebelumnya, ia telah menjalankan tugas tambahan sebagai rektor melalui perpanjangan masa jabatan sejak 28 Januari 2026 berdasarkan Keputusan Menag RI Nomor 001860/MA.KP.07/1/2026.
Dalam amanatnya, Menag Nasaruddin Umar menekankan bahwa rektor terpilih harus menjadi prototipe keteladanan di lingkungan kampus, baik dalam aspek akademik, ibadah, maupun kehidupan bermasyarakat.
“Saya harap para rektor yang baru dilantik bisa menjadi contoh dan teladan. Anda adalah yang terbaik di kampus masing-masing. Jadilah teladan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan masyarakat,” tegas Menag Nasaruddin.
Pada periode pertama kepemimpinannya, Prof. Wan Jamaluddin sukses menggaungkan tagline Bertumbuh Mendunia.
Visi tersebut bertumpu pada tiga pilar utama: internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian lembaga. Capaian-capaian tersebut kini menjadi fondasi kuat untuk mengakselerasi prestasi UIN RIL di kancah global pada empat tahun mendatang.
Usai pelantikan, Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kembali dipercayakan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi kampus hijau tersebut menuju universitas Islam yang unggul dan kompetitif di tingkat internasional.
“Kami akan terus berkomitmen melanjutkan berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih UIN Raden Intan Lampung, serta memastikan pilar internasionalisasi dan digitalisasi berjalan lebih progresif pada periode ini,” ujar Prof. Wan Jamaluddin.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Sekjen Kemenag Prof. Kamaruddin Amin, jajaran Staf Khusus, Staf Ahli, serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama RI.













