Potensinews.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna melaksanakan monitoring sekaligus penjemputan kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Nala-363, yang sandar di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat, 20 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh sinergi dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran TNI-Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, S.E., Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP., Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan proses sandar KRI Nala-363 di dermaga pelabuhan. Selanjutnya, rombongan Forkopimda dan undangan naik ke atas kapal untuk melaksanakan tatap muka dan silaturahmi di ruang VIP.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perairan perbatasan.
Komandan KRI Nala-363, Letkol Laut (P) Yan Ahmadi Sembiring, menjelaskan bahwa kehadiran kapal perang tersebut merupakan bagian dari patroli rutin di perairan perbatasan utara Indonesia.
Ia menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melaksanakan operasi pengamanan di sejumlah wilayah strategis, seperti perairan Marore, Miangas, dan sekitarnya.
“Patroli ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia, terutama di kawasan perbatasan yang rawan terhadap aktivitas ilegal seperti illegal fishing dan penyelundupan lintas negara. Kehadiran kami juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pengamanan wilayah.
Sementara itu, Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi menyampaikan apresiasi atas kedatangan KRI Nala-363 di wilayah kerjanya. Menurutnya, kehadiran unsur KRI sangat strategis dalam memperkuat pengawasan serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami berharap kehadiran KRI Nala-363 dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan di wilayah perairan perbatasan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Lanal Tahuna siap mendukung penuh setiap operasi TNI Angkatan Laut, baik dalam hal koordinasi, dukungan logistik, maupun penyediaan informasi kewilayahan.
Kedatangan KRI Nala-363 merupakan bagian dari misi patroli dan pengamanan wilayah laut perbatasan Indonesia–Filipina, yang dikenal sebagai kawasan strategis dan rawan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum di laut.
Direncanakan, KRI Nala-363 akan melanjutkan pelayaran dan operasi pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan dan koordinasi di wilayah Tahuna.
Dengan kehadiran unsur KRI secara berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan efek tangkal terhadap kejahatan lintas negara sekaligus memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan laut nasional serta mempererat sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah perbatasan.













