Potensinews.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menunjukkan profesionalitasnya dengan merespons cepat aduan warga terkait kemunculan hewan liar yang meresahkan.
Tim dikerahkan langsung menuju Perumahan Bumi Puspa Kencana, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Senin, 30 Maret 2026.
Laporan warga yang merasa terancam dengan keberadaan hewan liar tersebut segera ditindaklanjuti oleh personil Pleton B. Upaya evakuasi dilakukan secara taktis guna memastikan keamanan warga di lingkungan perumahan tersebut tetap terjaga.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, S.STP., MM, menegaskan bahwa pihaknya selalu dalam posisi siaga satu untuk merespons setiap laporan masyarakat. Menurutnya, tugas Damkarmat saat ini telah meluas tidak hanya pada pemadaman api, tetapi juga penanganan berbagai kondisi darurat lainnya (rescue).
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Setiap laporan, termasuk penanganan hewan liar yang berpotensi membahayakan warga, akan segera kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional,” ujar Anthoni Irawan.
Di lokasi evakuasi, Tim Pleton B dipimpin oleh Komandan Regu (Danru) Desri Rinando bersama anggota Prayoga Gala Dinda Putra, Hadie Utama Ghani, dan Tamma Andriskha. Operasi ini juga diperkuat oleh Tim Srikandi yang terdiri dari Mala Puspita Kaizer dan Kris Dewi Hendarsyah. Kerja sama tim yang solid memastikan proses evakuasi berjalan lancar hingga situasi kembali kondusif.
Ketua RT setempat, Ir. Kastamto, ST., MT, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi petugas di lapangan. Ia menilai kehadiran personel Damkarmat memberikan rasa aman instan bagi warga yang sempat khawatir.
“Kami sangat berterima kasih atas respon super cepat dari DAMKAR. Kehadiran mereka benar-benar memberikan ketenangan bagi warga kami,” ungkap Kastamto.
Pasca evakuasi, warga kini dapat kembali beraktivitas dengan normal. Dinas Damkarmat Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap situasi darurat melalui kanal resmi agar dapat ditangani secara tepat oleh tenaga ahli.













