Pesisir Barat

Musrenbang RKPD 2027 Pesisir Barat: Fokus Akselerasi Ekonomi Biru dan Infrastruktur Tangguh

×

Musrenbang RKPD 2027 Pesisir Barat: Fokus Akselerasi Ekonomi Biru dan Infrastruktur Tangguh

Sebarkan artikel ini
Musrenbang RKPD 2027 Pesisir Barat: Fokus Akselerasi Ekonomi Biru dan Infrastruktur Tangguh
Pemkab Pesisir Barat gelar Musrenbang RKPD 2027 di Aula Hotel Sartika.

Potensinews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Bertempat di Aula Hotel Sartika, Pekon Seray, Senin, 30 Maret 2026, kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Pusat.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh pejabat penting, di antaranya Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Dr. Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes. (mewakili Gubernur Lampung), Kepala Disdik Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H., Kepala PMDT Provinsi Lampung Saipul, S.Sos., M.IP., serta Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emir Lil Ardi, S.H.

Bupati Pesisir Barat dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., menegaskan bahwa RKPD 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna menjawab tantangan ekonomi dan sosial.

Baca Juga:  Kelurahan Pasar Kota Krui Adakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana, Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

“Tema pembangunan tahun 2026 adalah akselerasi pengembangan daerah yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas berbasis potensi lokal. Sinergi sangat diperlukan agar pembangunan di Pesisir Barat mampu menjawab isu strategis nasional,” ujar Zukri Amin.

Dalam forum tersebut, Pemkab Pesisir Barat menetapkan lima prioritas pembangunan tahun 2027:

1. Pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan dan mitigasi bencana.

2. Penguatan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan dan penurunan angka kemiskinan.

3. Peningkatan kualitas serta daya saing Sumber Daya Manusia (SDM).

4. Penguatan harmonisasi kehidupan sosial dan pelestarian budaya daerah.

5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berintegritas.

Sementara itu, Kepala Bappeda Lampung, Dr. Anang Risgiyanto, menyampaikan arahan Gubernur terkait posisi strategis Pesisir Barat dalam Koridor Wilayah III. Wilayah ini diarahkan sebagai pusat pengembangan ekonomi biru, branding pariwisata pesisir, serta industri berbasis Sumber Daya Alam (SDA).

Baca Juga:  Polisi Ringkus Tujuh Pelaku Pengeroyokan Anak di Bawah Umur Hingga Tewas di Pesisir Barat

“Pesisir Barat memiliki potensi besar melalui konsep blue and green economy, seperti penguatan pariwisata pantai barat, pelestarian mangrove, hingga sektor perikanan yang tangguh,” jelas Anang Risgiyanto.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal (BPS, BPN, TNBBS), perbankan, akademisi STAI Aminullah, hingga perwakilan Forum Anak. Melalui sinkronisasi kebijakan ini, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.