Potensinews.id – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program “Gebrak Sewu Digital 2026”.
Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sekaligus mempercepat transformasi digital di Bumi Jejama Secancanan.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemimpin Cabang BRI Pringsewu, Budiono Napitupulu. Sinergi ini difokuskan pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih transparan dan akuntabel melalui sistem pembayaran digital.
Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan adalah kunci efisiensi. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga meminimalisir celah kebocoran pendapatan daerah.
“Gebrak Sewu Digital adalah bagian penting dalam mendorong transparansi dan kemudahan layanan. Kami ingin masyarakat semakin sadar pajak karena dampaknya langsung dirasakan pada pembangunan daerah,” ujar Riyanto, Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan ini juga menjadi momen apresiasi bagi aparatur di tingkat bawah. Pemkab memberikan penghargaan khusus kepada kecamatan, kelurahan, dan pekon (desa) yang berhasil mencatatkan capaian target pajak tertinggi sepanjang tahun 2025.
Selain seremoni formal, acara dimeriahkan dengan undian berhadiah bagi warga yang telah berpartisipasi dalam pembayaran pajak digital. Berbagai hadiah mulai dari alat elektronik hingga telepon seluler disediakan untuk memotivasi masyarakat beralih ke transaksi non-tunai.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Pos Cabang Utama Bandar Lampung, serta para camat dan kepala pekon se-Kabupaten Pringsewu.
Melalui kolaborasi dengan sektor perbankan dan inovasi teknologi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai lebih optimal guna mendukung percepatan infrastruktur dan kesejahteraan warga.












