Potensinews.id — SMP Negeri 2 Tahuna melaksanakan Ujian Kelulusan (Sumatif Akhir) berbasis aplikasi menggunakan perangkat Android. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh 89 siswa kelas IX.
Pelaksanaan ujian berbasis aplikasi ini menjadi langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus efisiensi dalam proses penilaian siswa. Metode ini dinilai mampu meminimalkan risiko kecurangan, meningkatkan transparansi, serta memberikan pengalaman ujian yang lebih modern.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tahuna, Margarethe Tampi, saat ditemui di ruangannya pada Selasa, 5 April 2026, menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi melalui ponsel Android merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.
“Ujian ini dibuka oleh kasi bidang kurikulum bersamaan dengan rilis barcode dan diikuti 89 siswa kelas sembilan yang terbagi dalam lima rombongan belajar, menggunakan aplikasi Google Form,” ujarnya.
Ia juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan ujian berbasis aplikasi, terutama bagi siswa yang tidak memiliki paket data internet. Namun, pihak sekolah telah menyediakan fasilitas WiFi gratis untuk mendukung kelancaran ujian.
“Ini memang menjadi tantangan kami karena keterbatasan, tetapi kami tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi siswa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Margarethe menegaskan bahwa penilaian berbasis aplikasi bukan satu-satunya indikator kelulusan. Penilaian tetap mencakup aspek lain seperti kehadiran, sikap atau akhlak terhadap guru, serta hasil belajar selama semester.
Menurutnya, sistem digital ini juga mempermudah guru dalam mengolah hasil ujian. Setelah siswa menyelesaikan ujian, data dapat langsung diolah menjadi laporan tanpa proses manual yang memakan waktu.
“Dulu kami masih direpotkan dengan penyusunan manual, sekarang lebih praktis karena hasil sudah tersedia di aplikasi,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar terus memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia, baik dari perpustakaan maupun platform digital yang disediakan pemerintah.
Dengan pelaksanaan ujian berbasis aplikasi ini, SMP Negeri 2 Tahuna menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi serta meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.












