Potensinews.id — Sebanyak 54 peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Tahuna, Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti ujian kelulusan yang dilaksanakan secara manual.
Kepala SMP Negeri 3 Tahuna, Krisyevictoria Parera, saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar sejak hari pertama hingga hari terakhir yang dijadwalkan pada Jumat.
Ia menjelaskan, seluruh peserta didik hadir lengkap tanpa kendala berarti. Ujian dilaksanakan dengan pembagian tiga ruang, masing-masing terdiri dari 20 siswa di ruang pertama, 20 siswa di ruang kedua, dan 14 siswa di ruang ketiga.
“Kami bersyukur peserta didik hadir lengkap mengikuti ujian ini, tidak ada kendala serius terkait kehadiran siswa,” ujarnya.
Parera menjelaskan bahwa pihak sekolah memutuskan untuk melaksanakan ujian secara manual atau tertulis, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya terkait jaringan internet dan kondisi listrik yang belum stabil.
“Untuk ujian kali ini kami tidak menggunakan sistem berbasis aplikasi karena jaringan internet sering terganggu dan listrik kerap padam. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat jalannya ujian jika dipaksakan secara online,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun sekolah telah menyediakan fasilitas WiFi, namun kondisi jaringan yang tidak stabil menjadi pertimbangan utama dalam menentukan metode ujian.
Meski demikian, dalam kegiatan pembelajaran sebelumnya seperti ujian formatif, pihak sekolah tetap memanfaatkan sistem berbasis aplikasi untuk memudahkan proses penilaian.
Dalam pelaksanaan ujian ini, pihak sekolah juga terus memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap percaya diri, tenang, dan fokus dalam mengerjakan soal.
“Kami selalu memberikan semangat kepada siswa agar tetap percaya diri. Kesuksesan datang dari usaha yang tidak pernah berhenti belajar untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas pelaksanaan ujian agar berlangsung secara jujur, bersih, dan tanpa kecurangan.
Ujian ini diharapkan menjadi momentum pembuktian hasil belajar siswa secara objektif dan bermartabat.
Ke depan, SMP Negeri 3 Tahuna berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun karakter siswa serta mendorong mutu pendidikan yang lebih baik di lingkungan sekolah.












