Potensinews.id – Satu aksi satu komando, perlahan nun pasti, Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung terus geber reorganisasi kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK) APINDO se-Lampung sepanjang April-Mei ini. DPP Lampung menarget, Musyawarah Kabupaten/Kota (Muskab/Muskot) APINDO se-Lampung 2026 memilih dan menetapkan ketua baru 2026–2031 tuntas sesuai tenggat.
Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian MBA, dari kantornya, Gedung Darmapala, Jl Pagar Alam Gang PU Kedaton Bandarlampung, Jum’at (15/5/2026) menerangkan hajat suksesi akbar ini seiring telah habisnya masa jabatan kepengurusan APINDO se-Lampung 2021–2026, termasuk DPP Lampung yang dia pimpin habis 25 Maret lalu. Minus Lampung Barat, yang belum terbentuk struktur hingga kini.
“Sesuai mandat AD/ART APINDO 2022, arahan DPN (Dewan Pimpinan Nasional, red), keputusan DPP APINDO Lampung, dan hasil koordinasi saat Silaturahmi Buka Puasa Bersama Ramadan lalu, wajib dilaksanakan Muskab/Muskot menyusul Musprov (Musyawarah Provinsi, red) kemudian,” terang Ary, Musprov VIII APINDO Lampung circa Juni nanti.
Menuju ke sana, pihaknya membentuk Tim Fasilitasi untuk Muskab/Muskot DPK APINDO se-Lampung 2026 dipimpin Ketua Bidang Perdagangan DPP APINDO Lampung Andri Meyrdhian Syarief didampingi sekretaris Haryanto, dan beranggota 14 pengurus DPP yang berstatus narahubung DPK maupun Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPK.
Yakni, wakil ketua Adi Susanto (Kota Metro), wakil sekretaris Muhammad Ajjie Munawwar (Bandarlampung) dan Mico Periyando (Pringsewu), ketua bidang Lukman Nur Hakim (Lampung Timur), anggota bidang Rafli Pramudya (Mesuji).
Serta para Plt Ketua DPK masing-masing Herman Saputra (Lampung Selatan), wakil bendahara Junaedi (Pesawaran), Muhammad Arkany SF (Pesisir Barat), anggota bidang Muzzamil (Lampung Tengah), anggota bidang Randy Yuki Pratama (Lampung Utara), anggota bidang Ismuliadi Zakaria (Tulang Bawang), Sari Rogo (Tulang Bawang Barat), dan I Gede Budi Artana (Way Kanan).
Sebagian telah tunai mandat, Ary Meizari yang juga Ketua Yayasan Alfian Husin dan pengembang properti ini bilang, tim terus on the track mengkoordinir 14 DPK, mengetatkan lalu lintas koordinasi dan korespondensi terkait suksesi.
“Alhamdulillah berkat teman-teman DPP baik PIC maupun Plt Ketua seperti Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, bersama kolektif DPK penuh semangat. Alhamdulillah kami telah rampungkan sembilan Muskab/Muskot, sepuluh sama Way Kanan hari ini (Jum’at, red),” ujar Ary, menyarankan menghubungi tim soal update mana-mana saja yang sudah.
“Yang belum Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Tengah, sama Tulang Bawang,” ujar terpisah, Ketua Tim Fasilitasi Percepatan Muskab/Muskot APINDO se-Lampung, Andri Meyrdhian Syarief, pengusaha cum advokat, juga Ketua Asosiasi Satuan Pengamanan Indonesia (APSI) Lampung ini.
Melalui sekretaris tim, Haryanto, dia mengafirmasi 10 nama ketua DPK terpilih. Termasuk empat wajah lama.
Per linimasa, dari Bumi Ragem Tunas Lampung, pengusaha Imam Bukhori terpilih sebagai Ketua DPK APINDO Lampung Utara 2026–2031 dalam Muskab setempat, 6 April lalu.
Dari Bumi Dari Bumi Ragom Gawi, pejawat Arie Suparno, pengusaha, bagian keluarga besar manajemen Chandra SuperStore, jua anggota DPRD Lampung 2019–2024 dapil Bandarlampung, yang lima tahun silam terpilih aklamasi Muskot APINDO Bandarlampung 2021, senada terpilih kembali 12 April 2026 lewat, didampingi sekretaris Kasturi, dan bendahara Lisa Silawati yang juga dikenal Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukimpan Seluruh Indonesia (APERSI) Lampung.
Dari Bumi Ragab Begawe Caram, pejawat Tigor Awal Martinus Silitonga, sosok profesional korporat selain ramah dikenal flamboyan, pengayom juga pejuang pelindungan kepentingan dunia usaha dan dunia industri sekaligus keharmonisan hubungan tripartit setempat terpilih kembali aklamasi sebagai Ketua DPK APINDO Mesuji 2026–2031 dalam Muskab II APINDO Mesuji di Guest House PT. Sinar Pematang Mulia, Kabupaten Mesuji, 15 April 2026 lewat.
Kepemimpinan ‘Lae’ Tigor yang relatif sukses dan sejuk, membulatkan tekad peserta musyawarah latar perwakilan perusahaan yang terdapat dan beroperasi di Mesuji, sekompak arahkan lelagi telunjuk ke sosok dia.
Mendapati kepercayaan besar bentuk pengakuan atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya memajukan organisasi serta memperjuangkan kepentingan dunia usaha di Kabupaten Mesuji, Tigor dalam pidatonya takzim. Dia berterima kasih atas kepercayaan diberikan.
“Saya berkomitmen terus perkuat peran APINDO sebagai mitra strategis pemerintah, menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Mari kita terus bersatu, bekerja sama, berinovasi demi kemajuan dunia usaha di Mesuji,” ucapnya, didampingi narahubung tim yang juga anggota Bidang Ketenagakerjaan, Advokasi, dan Jaminan Sosial DPP APINDO Lampung dan Ketua Yayasan Langit Sapta; penggerak pemberdaya disabilitas, Rafli Pramudya.
Rafli turut melaporkan, Muskab II APINDO Mesuji hasilkan program kerja terukur berfokus pengembangan SDM dan investasi yang aman dan berkelanjutan, serta penguatan sinergi kolaborasi lintas pemangku. “Dengan terpilihnya kembali kepemimpinan ini, semoga APINDO Mesuji kian solid, mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah Kabupaten Mesuji,” harap dia.
Berikutnya dari Bumi Sai Wawai, pengusaha Agus Abadi terpilih menahkodai DPK APINDO Kota Metro 2026–2031 dalam Muskot II APINDO setempat di satu resto kota ini medio 23 April berselang. “Agus Abadi terpilih aklamasi menggantikan Muhammad Hanif yang kini Ketua Dewan Pertimbangan sesuai amanat AD/ART,” ujar Adi Susanto, Wakil Ketua IV DPP APINDO Lampung cum pengusaha pariwisata, Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Lampung, narahubung Metro.
Usai Metro, dari Bumi Ragem Sai Mangi Wawai, pengusaha Eko Sunarko terpilih mufakat sebagai Ketua DPK APINDO Tulang Bawang Barat 2026–2031, menggantikan Syaiful Mudhofi, dalam Muskab II APINDO setempat di Kafe Kulon Rowo, Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, dihadiri narahubung DPK, Sari Rogo (anggota Bidang Pertanian dan Perkebunan) didampingi Wakabid Infrastruktur dan Konstruksi DPP APINDO Lampung, Dwi Agus Riyanto, Sabtu (25/4/2026). Selain Eko, saat Muskab adapula dua lain kandidat.
Dari Bumi Ragom Mufakat, pejawat sekretaris, Muhammad Fikry Surya Pasha naik tahta, usai terpilih aklamasi sebagai Ketua DPK APINDO Lampung Selatan 2026–2031 dalam Muskab II APINDO setempat dipimpin oleh Plt Ketua DPK Herman Saputra di Grand Elty Krakatoa Resort, Kalianda, Rabu (29/4/2026).
Pengusaha muda pehobi burung kicau, pengganti Tatang Rohadi, pengusaha kepelabuhanan dan logistik, bos BBC Bakauheni yang kini duduk Ketua Dewan Pertimbangan itu, bertekad mendorong sinergi lebih kuat dunia usaha dan pemda setempat untuk ciptakan iklim investasi kondusif.
“Misalnya saja kami akan kedepankan pendekatan advokasi humanis dan cair semisal coffee morning untuk menyerap lebih banyak lagi aspirasi pengusaha, dalam rentang kendali fokus kepemimpinan kami kedepan,” tutur Fikry dikawal tim formatur serta narahubung tim, Herman Saputra.
Tiba giliran Bumi Andan Jejama, bos kuliner 20 cabang RM Minang Indah dan 4 cabang RM Embun Pagi Raya, RM Dua Sahabat Labuhan Ratu, RM Bude Fina Tanjung Senang, dan RM Nasi Kapau Minang Indah Sukarame Bandarlampung, Junaedi selaku Plt. Ketua DPK memimpin Muskab II APINDO Pesawaran di kompleks kediaman pribadi tokoh setempat, Muhammad Nasir yang juga Wakil Ketua DPRD Pesawaran, di Tegineneng, tepat H+2 May Day, Ahad (3/5/2026) lewat.
Mendampingi Junaedi, trio KSB pelaksana: Alfan Roois, M. Sayyid Ramadhan dan Restu Nanda Syah Putra. Terhitung istimewa, selain disusul gunting pita peresmian kantor, Muskab dimana pengusaha zilenial M. Sayyid Ramadhan terpilih aklamasi Ketua DPK APINDO Pesawaran 2026–2031 menggantikan Iswandi Koenang ini jua dihadiri Nasir, aktivis 98 basis Universitas Muhammadiyah Lampung lampau, kini Wakil Ketua DPRD setempat —terdapuk pembina, selain pengusaha cum Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lenida Putri, dan anggota fraksi cum Ketua Komisi IV Muhammad Rinaldi, pengusaha muda putra pesohor M. Alzier Dianis Thabrani.
Geser ke timur, dari Bumei Tuwah Bepadan, pejawat Afria Syahdi, pengusaha maritim ini juga terpilih kembali sebagai Ketua DPK APINDO Lampung Timur 2026–2031 dalam Muskab di satu resto bilangan Bandar Sribhawono, Selasa (12/5/2026). Narahubung tim, Lukman Nur Hakim beserta sejumlah fungsionaris DPP hadirin Muskab turut menjadi saksi saat Afri selaku formatur, mendapuk sejawat, Bayu Witara-Achmad Faisol, duet baru sekretaris bendahara.
Dari Bumi Jejama Secancanan, pengusaha cum pegiat koperasi, Muhammad Jamaludin, pejawat lima tahun silam terpilih aklamasi Muskab APINDO Pringsewu di Hotel Urban, 8 Februari 2021; bersama Dr. Fauzi (wakil ketua), Andreas Andoyo (sekretaris), David Maulana (bendahara); terpilih kembali skuad sama masa jabatan periode 2026–2031.
Pengingat, sosok Jamaludin, sosiopreneur, Ketua Koperasi Ambarsewu, Pringsewu ini pernah viral April 2020 era pagebluk, saat koperasi pimpinannya terpilih jadi bagian dari 27 koperasi se-Indonesia dan satu-satunya asal Lampung yang ditunjuk Kementerian Koperasi dan UKM untuk memproduksi masker nonmedis guna dibagikan gratis kepada warga.
Seistimewa Pesawaran: disusul peresmian kantor baru oleh Sekretaris DPP APINDO Lampung Dr Yanuar Irawan, Djamal terpilih dalam Muskab II di kantor itu, Kamis (14/5/2026). “Pringsewu beres,” ujar bos media, Mico Periyando, wakil sekretaris DPP dan narahubung tim yang panteng Muskab.
Berikut terakhir, pengusaha konstruksi dan salah satu tokoh masyarakat Bali di Lampung, yang juga Sekretaris Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah DPP APINDO Lampung sekaligus Plt. Ketua DPK, I Gede Budi Artana terpilih aklamasi sebagai Ketua DPK APINDO Way Kanan 2026–2031 menggantikan I Made Budanta dalam Muskab di Hotel Livira Baradatu, Jum’at (15/5/2026).
DPK Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dilaporkan akan maraton Muskab pekan depan.
Pengingat, jika di tubuh organisasi profesi perekonomian nasional tertua di Indonesia dirian 31 Januari 1952 silam, era Kabinet Sukiman-Suwirjo era demokrasi parlementer ini, kini dipimpin ketua umum 2023–2028 produk aklamasi forum permusyawaratan tertinggi, Munas XI APINDO bertema raya Pengusaha Bersatu Indonesia Maju di JS Luwansa Kuningan Jakarta Selatan, 14-15 Juni 2023, Shinta Widjaja Kamdani.
Dan Shinta, ketua umum pertama latar perempuan selain ketua umum keempat setelah Herlan Bakti, Sofjan Wanandi, dan Dr Hariadi Budi Santoso Sukamdani.
Di Bumi Ruwa Jurai, Ary Meizari Alfian yang memiliki rekam jejak sekurun memimpin yakni program kerja unggulannya “APINDO Lampung UMKM Merdeka” yang sukses lantas resmi diadopsi sebagai program nasional APINDO serta keterpilihannya menjadi salah satu unsur pimpinan daerah yang masuk Tim Perumus Perubahan AD/ART APINDO 2022, merupakan Ketua DPP APINDO Lampung ketiga.
Setelah, ketua pertama Muhammad Yusuf Kohar sejak 2003–2020, dan Adi Mahfudz Wuhadji (saat itu Kabid Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah DPN APINDO 2018–2023), ketua Caretaker kurun April 2020 hingga saat Ary terpilih didampingi terdapuk Ketua Dewan Pertimbangan Ardiansyah (Bang Aca) pada Musprov VII di Swiss-Belhotel Lampung, 25 Maret 2021.
APINDO sendiri, sepanjang perjalanan hingga 74 tahun, menjadikannya sebagai organisasi pengusaha tertua di Indonesia saat ini, organisasi representasi dunia usaha yang kini menggadang baris tera Indonesia Incorporated ini telah menoreh bejibun capaian, bentuk kontribusi bakti APINDO kepada bangsa Indonesia dan upaya menyuarakan aspirasi dunia usaha.
Dalam pada itu, tercatat mengedepan sejak embroinik awal 2011 dan menjadi ikonik era kepemimpinan Sofjan Wanandi, asosiasi ini diketahui membentuk pematangan karakteristik dan transformasi revolusionernya saat babak baru “APINDO Baru”, paradigma baru APINDO yang tidak lagi melulu cuma melinifokusi isu ketenagakerjaan dan relasi industrial and sich semata namun turut memperluas cakupannya pada isu investasi dan advokasi kebijakan perekonomian lintas sektor lintas bidang di Indonesia yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap kinerja perusahaan anggotanya.
Sehingga kini publik dunia usaha dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA) pun hingga kalangan pengusaha ultra mikro dan mini mikro, pelaku UMKM dan industri kecil menengah (IKM) hingga BUMN, BUMD, dan asosiasi profesi sejenis telah semakin banyak yang berduyun bergabung menjadi anggota. Termasuk di Lampung, kini APINDO menaungi sedikitnya 362 perusahaan dan badan usaha, plus 400-an UMKM dan IKM anggota stelsel aktif per Mei ini.












