UIN RIL

UIN RIL Sukses Gelar I-SciWrite 2026, Mahasiswa Tiga Negara Adu Karya Ilmiah

×

UIN RIL Sukses Gelar I-SciWrite 2026, Mahasiswa Tiga Negara Adu Karya Ilmiah

Sebarkan artikel ini
UIN RIL Sukses Gelar I-SciWrite 2026, Mahasiswa Tiga Negara Adu Karya Ilmiah
Jajaran pimpinan UIN Raden Intan Lampung, dewan juri, panitia, dan para pemenang berfoto bersama usai penutupan dan penganugerahan International Scientific Writing Competition (I-SciWrite) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Islam di Gedung Academic and Research Center UIN RIL. (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Fakultas Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik bertaraf internasional melalui penyelenggaraan International Scientific Writing Competition (I-SciWrite) 2026. Kompetisi karya tulis ilmiah yang berlangsung sejak awal Maret itu resmi ditutup dengan penganugerahan kepada para pemenang di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic and Research Center, Rabu (6/5/2026).

Ajang bergengsi tersebut diikuti 115 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Turki, yang mengangkat berbagai isu aktual seputar kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan spiritualitas.

Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung, Bambang Budiwiranto, Ph.D., yang mewakili Rektor sekaligus menutup kegiatan, mengatakan bahwa I-SciWrite bukan sekadar kompetisi menulis, melainkan wadah untuk merayakan lahirnya gagasan, semangat akademik, dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat.

“Penulisan ilmiah bukan hanya keterampilan teknis. Menulis adalah jembatan yang menghubungkan penelitian dengan realitas, data dengan pengambilan keputusan, serta pengetahuan dengan perubahan sosial,” ujarnya.

Menurut Bambang, sebuah tulisan memiliki kekuatan untuk melampaui ruang kelas maupun laboratorium. Melalui karya ilmiah, ide-ide dapat menjangkau masyarakat luas, memengaruhi kebijakan, sekaligus memberikan manfaat bagi kemanusiaan.

Baca Juga:  UIN RIL Gelar PSR ke-35 Tingkat Nasional, Usung Aktualisasi Kurikulum Panca Cinta

Ia menilai para peserta, khususnya para pemenang, telah menunjukkan kemampuan berpikir kritis, ketelitian metodologis, serta integritas akademik dalam menyusun karya ilmiah.

“Prestasi ini mengingatkan kita bahwa menulis bukan sekadar memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam memperluas cakrawala ilmu pengetahuan,” katanya.

Bambang juga mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan budaya menulis dan berpikir kritis agar hasil penelitian tidak berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kesejahteraan global.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung, Dr. Ahmad Zarkasi, M.Sos.I., mengatakan kompetisi ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam kajian psikologi, khususnya yang berkaitan dengan isu kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap I-SciWrite dapat terus melahirkan berbagai gagasan baru yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu psikologi sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ahmad Zarkasi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan dewan juri yang telah menyukseskan penyelenggaraan kompetisi, termasuk Prof. Rena Latifa, M.Psi., Psikolog dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta Prof. Dr. Melati Binti Sumari dari University of Malaya, Malaysia.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Akademik, Pascasarjana UIN RIL dan UIN Banten Jalin Kerja Sama Strategis

Dalam sambutannya, Prof. Melati mengaku terkesan setelah mengetahui bahwa peserta kompetisi merupakan mahasiswa jenjang sarjana.

Awalnya ia mengira kompetisi tersebut diikuti mahasiswa pascasarjana. Namun kualitas karya ilmiah yang dipresentasikan mahasiswa S-1 dinilainya sangat baik dan menunjukkan potensi besar dalam pengembangan budaya riset sejak dini.

Selain memberikan apresiasi terhadap kualitas peserta, Prof. Melati juga memuji fasilitas akademik UIN Raden Intan Lampung serta keramahan panitia selama kegiatan berlangsung.

“University of Malaya merupakan perguruan tinggi tertua di Malaysia. Namun saya sangat mengapresiasi fasilitas yang dimiliki UIN Raden Intan Lampung serta hospitality panitianya. Terima kasih atas sambutannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Intan Islamia, M.Sc., menjelaskan bahwa I-SciWrite 2026 mengusung tema “Writing Science for Global Well-Being” yang berfokus pada isu kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan spiritualitas.

Berbagai subtema disiapkan untuk memberikan ruang kepada mahasiswa mengeksplorasi isu-isu mutakhir, mulai dari pendekatan spiritual terhadap pertumbuhan psikologis hingga integrasi spiritualitas dalam layanan konseling dan psikoterapi.

Baca Juga:  Ketua JMSI Lampung Apresiasi Pelantikan Danmenwa UIN RIL

Dari total 115 peserta, panitia menetapkan 40 semifinalis untuk mempresentasikan karya ilmiahnya. Selanjutnya dipilih enam pemenang utama dan empat penerima penghargaan kategori khusus.

“Karya-karya yang dipresentasikan menunjukkan kontribusi yang sangat baik bagi pengembangan ilmu psikologi, khususnya pada isu kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Intan.

Adapun enam pemenang utama berasal dari UIN Raden Intan Lampung, Universiti Sains Islam Malaysia, dan Universitas Malahayati, sementara penghargaan kategori khusus diberikan untuk Best Innovative Ideas, Best Public Speaking, Best Contemporary Issues, serta Best Virtual Presenter.

Melalui I-SciWrite 2026, Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung berharap budaya menulis ilmiah di kalangan mahasiswa terus berkembang dan mampu melahirkan riset-riset berkualitas yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kesehatan mental, serta kesejahteraan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.