Potensinews.id – Progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Tiuh Balak 2, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, terus menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan jembatan yang berlangsung hingga Jumat (7/8/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat setempat.
Dalam proses pengerjaannya, personel TNI bersama masyarakat terlihat bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan. Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi warga.
Salah seorang warga Kampung Tiuh Balak 2, Paryono, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dinantikan karena akan mempermudah akses transportasi dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Kami masyarakat Kampung Tiuh Balak 2 sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini akses menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar sampai selesai dan nantinya jembatan bisa digunakan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kepedulian serta semangat gotong royong dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat baik dalam mendukung proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Gotong royong antara TNI dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mempercepat pekerjaan sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat,” kata Dandim.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.
Dengan terus berjalannya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Kampung Tiuh Balak 2 menaruh harapan besar terhadap terbukanya akses yang lebih baik dan meningkatnya mobilitas warga. Semangat gotong royong yang terus terjaga diharapkan dapat mengantarkan pembangunan jembatan tersebut hingga rampung dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.












