UIN RIL

UIN RIL Dorong Prodi Hukum Keluarga Jadi Pusat Kajian Hukum Islam yang Responsif

×

UIN RIL Dorong Prodi Hukum Keluarga Jadi Pusat Kajian Hukum Islam yang Responsif

Sebarkan artikel ini
UIN RIL Dorong Prodi Hukum Keluarga Jadi Pusat Kajian Hukum Islam yang Responsif
Asesmen Lapangan Prodi S1 Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN RIL berlangsung di Gedung Academic and Research Center, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Istimewa)

Potensinews.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mendorong Program Studi (Prodi) S1 Hukum Keluarga Fakultas Syariah terus memperkuat kualitas akademik dan berkembang menjadi pusat kajian hukum keluarga Islam yang unggul.

Dorongan tersebut disampaikan Rektor saat membuka Asesmen Lapangan (AL) Prodi Hukum Keluarga yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Juni 2026, di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic and Research Center UIN RIL, Sabtu (20/6/2026).

Asesmen lapangan dilakukan tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H., M.H., M.A., dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag., dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Prof. Wan mengatakan asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam proses penjaminan mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, asesmen diperlukan untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Raker UIN RIL 2026: Optimalkan Fasilitas Lamban Raden Intan Demi Kemandirian Kampus

Namun, ia menegaskan asesmen tidak semestinya hanya dipandang sebagai proses administratif untuk memenuhi persyaratan akreditasi.

“Dalam konteks tersebut, kami mendorong Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah untuk terus berkembang sebagai program studi yang tidak hanya unggul dan kompetitif pada tingkat nasional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan hukum keluarga Islam,” ujar Prof. Wan.

Menurutnya, proses asesmen juga menjadi momentum bagi program studi untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi ruang pengembangan ke depan.

Prof. Wan menyampaikan Prodi Hukum Keluarga telah mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi fokus penilaian. Persiapan tersebut didukung penguatan tata kelola, penerapan sistem penjaminan mutu secara konsisten, serta komitmen sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia berharap seluruh proses asesmen dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi pijakan bagi pengembangan Prodi Hukum Keluarga.

Rektor juga menekankan agar pengembangan program studi ke depan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akreditasi, tetapi didasarkan pada data dan capaian yang terukur serta relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Terima 5.153 Mahasiswa Jalur SPAN-PTKIN 2026, Cek Prodi Terfavorit

Prodi Hukum Keluarga, lanjutnya, juga harus mampu membangun keunggulan akademik yang adaptif dan berkelanjutan, terutama dalam merespons berbagai persoalan hukum keluarga yang berkembang di tengah masyarakat.

Hasil asesmen lapangan nantinya juga diharapkan dapat menjadi salah satu bahan bagi UIN RIL dalam memperkuat kebijakan pengembangan universitas serta membangun budaya mutu secara berkelanjutan.

“Pengembangan program studi ke depan harus berlandaskan pada data dan capaian yang terukur, relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta memiliki keunggulan akademik yang adaptif dan berkelanjutan,” katanya.

Prof. Wan juga mengajak seluruh sivitas akademika UIN RIL untuk menjaga sinergi dan harmonisasi dalam mendukung pengembangan universitas menuju perguruan tinggi yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global.

Sementara itu, asesor BAN-PT Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie mengapresiasi sambutan dan kesiapan jajaran UIN RIL, khususnya Fakultas Syariah, dalam menghadapi asesmen lapangan.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Dukung KKN Nusantara 2026, Mahasiswa Akan Mengabdi di Kawasan Adat Baduy

Berdasarkan penelaahan dokumen yang telah dilakukan sebelumnya, ia menilai persiapan Prodi Hukum Keluarga sudah berjalan dengan baik.

Ia berharap Prodi Hukum Keluarga mampu mengikuti capaian UIN RIL yang telah meraih predikat unggul. Karena itu, seluruh pihak diminta menyampaikan berbagai capaian dan keunggulan yang dimiliki selama proses asesmen berlangsung.

“Kalau memang layak unggul, tentu harus ditunjukkan berbagai keunggulan yang dimiliki agar dapat menjadi dasar bagi kami dalam memberikan rekomendasi,” ujar Prof. Ahmad Tholabi.

Asesmen lapangan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dekan, wakil dekan, kepala bagian, kepala subbagian, tenaga kependidikan, serta dosen Fakultas Syariah UIN RIL.

Selain itu, mahasiswa, alumni, dan sejumlah stakeholder dari instansi pengguna lulusan juga terlibat dalam sesi asesmen bersama tim asesor BAN-PT.