Potensinews.id – Sebanyak 25 peserta dari hampir 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung mengikuti sertifikasi chef khusus untuk dapur MBG.
Kegiatan ini dinilai sangat penting guna memastikan standar keamanan pangan, mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB), serta meningkatkan kualitas menu yang layak, sehat, dan enak untuk disajikan di dapur MBG.
Sertifikasi yang berlangsung selama tiga hari 27 Februari 2026 s.d 1 Maret 2026 tersebut digelar di Hotel Aston Bandar Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan LSP Pariwisata Pesona Indonesia.
Hadir sebagai asesor dalam kegiatan tersebut Chef Bambang Nuryanto yang memberikan penilaian kompetensi sekaligus pembekalan kepada para peserta.
Ia menekankan pentingnya standar kebersihan, pengolahan bahan makanan yang tepat, hingga teknik penyajian yang sesuai standar gizi dan keamanan pangan.
Menurut panitia, sertifikasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di dapur MBG.
Dengan kompetensi yang teruji dan tersertifikasi secara resmi, para chef diharapkan mampu menerapkan prosedur pengolahan makanan yang higienis dan profesional, sehingga dapat meminimalisir risiko kesalahan dalam pengolahan yang berpotensi menimbulkan KLB.
Selain aspek keamanan pangan, peserta juga dibekali kemampuan dalam menyusun menu yang tidak hanya memenuhi standar kelayakan gizi, tetapi juga memiliki cita rasa yang baik dan menarik.
Hal ini penting agar makanan yang disajikan tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga disukai oleh penerima manfaat.
Humas PCPI DPD Provinsi Lampung, Dian Pustika, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas dapur MBG di Lampung.
“Sertifikasi ini sangat penting bagi dapur MBG saat ini. Kami ingin memastikan bahwa seluruh chef yang terlibat memiliki kompetensi yang sesuai standar nasional, sehingga pelayanan makanan dapat berjalan dengan aman, sehat, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan peserta dari berbagai kabupaten/kota menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan dapur MBG. Dengan adanya sertifikasi resmi dari BNSP melalui LSP Pariwisata Pesona Indonesia, para peserta kini memiliki pengakuan kompetensi yang sah secara nasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta menjalani serangkaian uji kompetensi, mulai dari praktik langsung di dapur, pengujian standar sanitasi dan higienitas, hingga penyusunan menu sesuai kebutuhan dan standar operasional. Suasana pelatihan berlangsung intens namun penuh semangat, dengan antusiasme peserta yang tinggi untuk meningkatkan kapasitas diri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapur-dapur MBG di Provinsi Lampung semakin profesional, terstandarisasi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Sertifikasi ini bukan hanya formalitas, melainkan langkah nyata dalam menjaga kualitas, keamanan, serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan dapur MBG.
Dengan sinergi antara PCPI, BNSP, dan LSP Pariwisata Pesona Indonesia, peningkatan kompetensi chef di dapur MBG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencegah terjadinya KLB sekaligus menghadirkan sajian yang sehat, aman, dan lezat bagi seluruh penerima manfaat.













