Potensinews.id – Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU), Kota Bandar Lampung, menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Sabtu, 24 Januari 2026 malam. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Peringatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, Dr. KH. A. Bukhari Muslim, Lc., M.A., sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya penguatan nilai keimanan dan pembentukan akhlak umat Islam di tengah dinamika kehidupan modern.
Ketua Pengurus Masjid Al-Muttaqin, Nurwijaya, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras seluruh panitia pelaksana, Remaja Islam Masjid (Risma), serta partisipasi jamaah yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar berkat kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur masjid. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghidupkan kegiatan dan memaksimalkan fungsi masjid secara berkelanjutan,” ujar Nurwijaya.
Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Gulak Galik, Sobriyoni. Ia menyampaikan pesan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiyana, terkait komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus memberikan bantuan dan dukungan bagi kegiatan keagamaan, baik di masjid maupun mushala, sebagaimana yang selama ini telah berjalan,” kata Sobriyoni.
Dalam ceramahnya, Dr. KH. A. Bukhari Muslim menyampaikan tiga pesan utama yang harus dijadikan pedoman umat Islam. Pertama, memperkuat akidah dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadis. Kedua, menjaga shalat lima waktu sebagai tiang agama. Ketiga, menanamkan adab dan akhlak mulia sesuai tuntunan Islam.
“Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi momentum untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT sekaligus memperkuat kepedulian sosial antar sesama,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Peringatan Isra Mi’raj ini turut dihadiri pengurus Masjid Al-Muttaqin, Risma Al-Muttaqin, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa Kelurahan Gulak Galik Sertu Kiki, serta jamaah masjid setempat. Acara ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.












