Potensinews.id — Dalam rangkaian Mahasabha XIV, Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia menggelar talkshow nasional bertajuk penguatan ekonomi kerakyatan di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Rabu, 1 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta, mulai dari kader KMHDI se-Indonesia, umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota di Lampung, hingga mahasiswa dan pelajar SMA/SMK.
Digitalisasi dan Perlindungan Hukum UMKM
Staf Ahli Menteri UMKM, Reghi Perdana, menekankan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mendasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era modern.
Menurutnya, transformasi digital mampu membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Namun, ia mengingatkan bahwa inovasi harus berjalan beriringan dengan pemahaman hukum.
“Transformasi digital bagi UMKM harus dibarengi dengan pemahaman hukum yang kuat. Pemerintah berkomitmen memastikan kebijakan publik hadir untuk melindungi inovasi lokal agar mampu bersaing secara sehat di kancah global,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan data serta kekayaan intelektual sebagai bagian krusial dalam ekosistem ekonomi digital.
Modernisasi Koperasi di Era Digital
Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi, Henra Saragih, memaparkan pentingnya transformasi koperasi agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, digitalisasi menjadi kunci untuk menarik minat generasi milenial dan Gen Z, sekaligus menciptakan tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel.
“Koperasi harus bertransformasi menjadi lembaga yang modern dan adaptif terhadap teknologi. Dengan digitalisasi kelembagaan, kita tidak hanya mempermudah tata kelola, tetapi juga memperkuat fundamental ekonomi kerakyatan di masa depan,” jelasnya.
Peran Strategis Mahasiswa
Kedua narasumber sepakat bahwa kolaborasi antara regulasi yang mendukung dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor utama bagi UMKM dan koperasi untuk berkembang dan “naik kelas”.
Mahasiswa, khususnya kader Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya legalitas usaha dan digitalisasi.
Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Darmawan, bersama Ketua Pelaksana, Gede Eka Yoga Mahendra, menyatakan bahwa talkshow ini merupakan bagian penting dari Mahasabha XIV untuk melahirkan gagasan progresif yang berdampak nyata bagi umat dan bangsa.













