Berita

Pascabanjir Jati Agung, Warga Keluhkan Bantuan Belum Sepenuhnya Tersalurkan

×

Pascabanjir Jati Agung, Warga Keluhkan Bantuan Belum Sepenuhnya Tersalurkan

Sebarkan artikel ini
Pascabanjir Jati Agung, Warga Keluhkan Bantuan Belum Sepenuhnya Tersalurkan
Pascabanjir yang terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026, kondisi di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, masih memprihatinkan. | Ist

Potensinews.id — Pascabanjir yang terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026, kondisi di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, masih memprihatinkan. Jumlah warga terdampak terus bertambah, dari sebelumnya 865 kepala keluarga (KK) menjadi 1.211 KK setelah adanya pendataan tambahan dari beberapa desa yang sebelumnya belum tercatat.

Sejumlah bantuan telah diterima oleh pemerintah setempat, di antaranya 890 karung beras, peralatan mandi, selimut, matras, serta makanan siap saji. Namun, bantuan tersebut belum sepenuhnya dapat disalurkan karena jumlahnya dinilai belum mencukupi untuk seluruh warga yang terdampak banjir.

Beberapa warga mengeluhkan distribusi bantuan yang dinilai belum merata. Sebagian warga dilaporkan baru menerima bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga.

Baca Juga:  Kakanwil Kemenag Lampung: Mari Belajar Agama Sesuai Dengan Nilai Islam

Media online juga melaporkan bahwa sejumlah bantuan lain seperti sembako, minyak goreng, telur, serta selimut hingga saat ini belum disalurkan kepada masyarakat, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga terdampak.

Camat Jati Agung, Rizwan Effendi, S.K.M., M.M., menjelaskan bahwa bantuan beras sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga telah mulai dibagikan kepada warga yang terdampak banjir. Sementara itu, bantuan logistik lainnya masih menunggu arahan dari pimpinan serta tambahan pasokan dari pemerintah kabupaten.

“Semua sudah kami sampaikan. Saat ini yang bisa dibagikan secara penuh adalah bantuan beras 10 kilogram per kepala keluarga bagi warga terdampak banjir,” ujar Camat Rizwan.

Selain itu, Rizwan juga mengingatkan para pengembang perumahan di wilayah Jati Agung agar melengkapi fasilitas umum serta membangun sistem drainase yang baik guna mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.

Baca Juga:  Menko Polkam: Stabilitas Politik Jadi Fondasi Pembangunan Nasional

Ia juga mengimbau warga yang belum memperbarui data kependudukan untuk segera mengganti identitas mereka menjadi domisili Lampung Selatan. Hal tersebut bertujuan agar proses pendataan dan penyaluran bantuan dari pemerintah dapat dilakukan dengan lebih mudah dan tepat sasaran.