Potensinews.id – Setelah sempat dua kali digagalkan masalah perizinan tempat, panitia diskusi publik dan pemutaran (screening) film Pesta Babi akhirnya mengumumkan lokasi final acara.
Agenda yang memicu perhatian publik ini dipastikan tetap digelar sesuai jadwal di Rumah Kawan 2, Bandar Lampung.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Yasir Setiawan, menegaskan bahwa perubahan lokasi ke tempat baru tersebut tidak akan menggeser tanggal dan waktu acara yang telah ditentukan sejak awal.
“Lokasinya sudah final di Rumah Kawan 2. Kami memastikan kegiatan tetap berjalan sesuai rencana awal tanpa ada penundaan waktu,” ujar Yasir, Sabtu, 16 Mei 2026.
Drama pemindahan tempat ini rupanya justru memicu rasa penasaran masyarakat. Panitia mencatat, hingga saat ini jumlah peserta yang mengonfirmasi kehadiran telah menembus lebih dari 230 orang, terdiri dari kalangan mahasiswa, pelajar, hingga warga umum.
Meski angka pendaftar cukup tinggi, Yasir menyebut jumlah tersebut tidak mengikat. Pihaknya tetap membuka pintu bagi masyarakat luas yang ingin datang langsung ke lokasi tanpa registrasi terlebih dahulu.
“Acara ini terbuka untuk siapa saja. Kami ingin mengedepankan ruang dialog yang positif, sehat, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Yasir kembali menyerukan pesan penting agar publik tidak menyerah pada rasa takut dan sikap apatis dalam merespons isu-isu sosial maupun lingkungan. Menurutnya, berani hadir di ruang diskusi adalah langkah awal melawan ketidakpedulian.
Ia mengingatkan bahwa dampak dari sikap masa bodoh masyarakat terhadap kerusakan lingkungan hari ini mungkin belum terlihat sekarang, namun akan menjadi beban berat bagi anak cucu di masa depan.
“Ketika masyarakat mulai apatis, buah buruk dari sikap itu mungkin tidak kita rasakan hari ini, melainkan oleh generasi berikutnya. Karena itu, mari kita diskusikan persoalan ini bersama,” ajak Yasir.
Pihak panitia pun mengimbau kepada seluruh calon peserta yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, agar forum edukasi publik ini dapat berlangsung secara damai, kritis, dan produktif.












