Bandar Lampung

UMKM dan Souvenir Khas Lampung Meriahkan Pembukaan APEKSI Outlook 2025

×

UMKM dan Souvenir Khas Lampung Meriahkan Pembukaan APEKSI Outlook 2025

Sebarkan artikel ini
UMKM dan Souvenir Khas Lampung Meriahkan Pembukaan APEKSI Outlook 2025
Deretan stan UMKM menampilkan beragam produk kerajinan dan busana khas Lampung saat bazar APEKSI Outlook 2025 di halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung, Sabtu (20/12/2025). Foto: Ist

Potensinews.id — Pembukaan APEKSI Outlook 2025 di Kota Bandar Lampung berlangsung meriah dengan kehadiran puluhan stan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) serta beragam souvenir khas Lampung. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung dan dibuka dengan prosesi adat Begawi Jejama yang sarat makna kebersamaan dan kolaborasi, Sabtu (20/12/2025).

Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan warga memadati kawasan Kantor Pemerintah Kota dan Balai Kota Bandar Lampung. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari untuk mengunjungi bazar UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian APEKSI Outlook 2025 yang digelar pada 19–20 Desember 2025.

Tak hanya masyarakat umum, para peserta APEKSI Outlook 2025 yang terdiri dari wali kota se-Indonesia beserta istri dan pendamping turut menyambangi stan UMKM yang berderet rapi di sepanjang Jalan Dr. Susilo. Berbagai produk lokal mulai dari kuliner, kriya, hingga aksesori khas Lampung menjadi daya tarik tersendiri.

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Berikan Jaminan Asuransi Bagi 200 Nelayan

Salah satu pengunjung, Rosmiyati, warga Sukarame, tampak antusias memilih pernak-pernik bernuansa Lampung seperti bros, gantungan kunci, hingga kopiah bermotif tapis yang dijual dengan harga terjangkau.

“Di bazar seperti ini banyak pilihan aksesori yang bisa dijadikan oleh-oleh. Harganya terjangkau, bisa dipakai sendiri, dan saya juga membelikan suami kopiah motif tapis,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menjelaskan bahwa prosesi Begawi Jejama merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian APEKSI Outlook. Dalam adat budaya Lampung, begawi dimaknai sebagai upacara adat yang mengandung nilai-nilai luhur untuk memperkuat ikatan sosial dan identitas komunitas.

“Melalui APEKSI Outlook 2025, kami berharap terjalin kerja sama lintas daerah yang lebih luas serta lahir inovasi dan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Eva Dwiana.

Baca Juga:  Wali Kota Bandarlampung Dorong Inovasi UMKM Pemula

Ia menambahkan, Begawi Jejama sebagai pembuka APEKSI Outlook sejalan dengan esensi APEKSI itu sendiri, yakni memperkuat kebersamaan dan kekompakan para wali kota se-Indonesia.

Melalui APEKSI Outlook 2025, Eva Dwiana juga mengajak seluruh kepala daerah untuk menyongsong tahun 2026 dengan optimisme dan tekad kuat dalam mewujudkan pemerintahan kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.