Potensinews.id — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyalurkan insentif kepada para kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD), serta Sub-PKKBD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program kesehatan dan keluarga berencana di masyarakat.
Penyaluran insentif tersebut dilakukan pada Senin (16/3/2026).
Eva Dwiana mengatakan para kader memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.
“Para kader Posyandu, BKB, TPK, PKKBD dan Sub-PKKBD merupakan ujung tombak pelayanan di masyarakat. Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mengapresiasi kerja keras dan pengabdian para kader yang telah membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Bandar Lampung, terdapat 4.236 kader Posyandu, 630 kader Poskeskel, serta 126 kelompok masyarakat (pokmas) yang selama ini berperan aktif membantu pemerintah menjalankan berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk upaya penurunan stunting serta penguatan ketahanan keluarga.
Penyerahan insentif tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap para kader yang selama ini berada di garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita.
Melalui pemberian insentif ini, diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat bagi para kader untuk terus aktif menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta percepatan penurunan stunting melalui peran aktif para kader di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Dengan sinergi antara pemerintah dan para kader di lapangan, pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bandar Lampung diharapkan semakin optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.













