Potensinews.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Dusun Sidosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya.
Pesan tersebut disampaikan dalam malam puncak HUT ke-66 Dusun Sidosari yang dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Jumat malam (7/8/2026).
Perayaan berlangsung meriah dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengapresiasi kekompakan masyarakat Dusun Sidosari yang telah terjaga selama 66 tahun.
Menurut Egi, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan wilayah.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Dusun Sidosari memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Komitmen kami di pemerintah daerah adalah mengawal dan merealisasikan aspirasi masyarakat secara bertahap,” ujar Egi.
Dalam kesempatan tersebut, Egi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program Helau yang berbasis gotong royong dan partisipasi masyarakat.
Ia menilai, pembangunan daerah harus tetap berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
“Pembangunan tidak harus meninggalkan akar budaya yang telah tumbuh di tengah masyarakat. Kearifan lokal justru dapat menjadi kekuatan untuk membangun karakter dan memperkuat identitas generasi muda,” kata Egi.
Menurutnya, pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangkaian HUT ke-66 Dusun Sidosari memiliki nilai penting sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus ruang perjumpaan antargenerasi.
Melalui kesenian tradisional tersebut, nilai-nilai budaya dapat terus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya di tengah derasnya perkembangan teknologi dan modernisasi.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, malam syukuran tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan desa yang sesuai dengan aspirasi serta potensi masyarakat setempat.
Puncak peringatan HUT ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Lampung Selatan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan Dusun Sidosari selama 66 tahun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, jajaran pejabat utama daerah, Camat Sidomulyo, Kepala Desa Sidomulyo, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Peringatan HUT ke-66 Dusun Sidosari pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di balik kemeriahan wayang kulit dan kebersamaan warga, tersimpan pesan penting bahwa kemajuan daerah harus dibangun dengan tetap menjaga budaya, memperkuat gotong royong, dan menyiapkan generasi muda yang unggul serta berdaya saing.












