Potensinews.id – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memaparkan strategi pembangunan daerah pada babak final Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa, 1 September 2026.
Di hadapan tim penilai nasional, Egi menyodorkan gagasan untuk menggeser peran Lampung Selatan dari sekadar wilayah perlintasan menjadi kawasan tujuan investasi dan pariwisata.
“Lampung Selatan memiliki peran strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra. Hari ini kami ingin mentransformasikannya dari gerbang menjadi beranda Pulau Sumatra. Sebab kalau hanya menjadi gerbang, kita hanya dilewati dan tidak disinggahi, yang mana berdampak langsung pada perputaran ekonomi warga,” ujar Egi.
Dalam pemaparan di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto Bappenas, Egi didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto serta Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Saruhian.
Guna memperkuat penilaian, Egi menunjukkan tren positif indikator makro daerah. Laju pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan pada 2025 melaju ke angka 5,71 persen, naik pesat dari 4,62 persen di tahun sebelumnya dan menjadi capaian tertinggi di Provinsi Lampung.
Tingkat pengangguran terbuka di wilayah setempat juga melandai dari 4,97 persen pada 2024 menjadi 4,67 persen pada 2025. Sementara efektivitas kinerja birokrasi memperlihatkan penguatan lewat perolehan nilai SAKIP sebesar 67,07.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kini memfokuskan pengalokasian anggaran pada pemerataan infrastruktur, pengembangan wisata bahari, penguatan sektor pertanian, serta pemberdayaan UMKM guna menyokong target Indonesia Emas 2045.












