Potensinews.id – Suasana penuh keberkahan menyelimuti kediaman Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., di Pekon Banding Agung, Kecamatan Talang Padang.
Di tengah momentum Ramadan 1447 H, keluarga besar menggelar tasyakuran Milad ke-67 sang Bupati yang dikemas dalam acara buka puasa bersama, Senin, 16 Maret 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfat, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Kepala OPD, hingga tokoh agama dan anggota Satgas Jalan Lurus Tanggamus.
Mengusung tema Tasyakuran dan Buka Bersama Jalan Lurus Menuju Perubahan yang Lebih Baik, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Bupati Saleh Asnawi, disusul tausiyah rohani oleh Ustaz Arimbi Khusairi, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa peringatan hari lahirnya tahun ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergi lintas sektoral. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, hingga pegiat media sosial dalam membangun daerah.
“Kebersamaan ini penting untuk membangun komunikasi yang baik. Peran media dan influencer sangat vital dalam membantu pemerintah menyebarluaskan program pembangunan secara cepat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Bupati Saleh.
Lebih lanjut, Bupati juga menyuarakan visinya tentang masa depan kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama tersebut. Ia berharap adanya perubahan signifikan agar Tanggamus menjadi daerah yang lebih maju.
“Kita harus membawa perubahan yang lebih baik agar anak cucu kita nanti dapat menikmati hasilnya,” tambahnya.
Menjelang Idul Fitri, Bupati Saleh Asnawi juga memberikan instruksi khusus terkait kesiapsiagaan arus mudik. Ia meminta seluruh posko pengamanan di jalan raya tidak boleh kosong dan harus selalu siap siaga menjaga kondusivitas perjalanan pemudik.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang hangat di Lamban Bulapis Batang (BLB). Sebagai penutup, Bupati menyampaikan permohonan maaf serta sebuah pantun penuh makna: “Awali dengan Bismillah, Akhiri dengan hamdalah, sebentar lagi datang hari yang fitrah, mohon maaf atas segala khilaf dan salah.”













