Tulang Bawang Barat

Marwan Cik Asan: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan

×

Marwan Cik Asan: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Marwan Cik Asan: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Lampung II, Marwan Cik Asan, melakukan peninjauan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tiyuh Toto Mulyo, Sabtu (28/01/2026). | Ist

Potensinews.id — Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Lampung II, Marwan Cik Asan, menegaskan bahwa kebangkitan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih, merupakan elemen kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Hal tersebut disampaikan Marwan di sela peninjauan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tiyuh Toto Mulyo, Sabtu (28/01/2026), di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi lembaga utama yang menopang berbagai program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, serta mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kita tidak menganut ekonomi sosialis atau liberal, melainkan ekonomi kekeluargaan. Maka, koperasi adalah jawabannya, sesuai konstitusi kita, UUD 1945,” ujar Marwan.

Baca Juga:  Nanda-Anton Dapat Dukungan Penuh Demokrat di PSU Pesawaran

Ia menekankan bahwa koperasi bukan sekadar instrumen ekonomi, tetapi juga wadah sosial yang mampu menggerakkan potensi desa dan memperkuat kemandirian masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Marwan mengajak publik dan para pemangku kepentingan untuk tidak bersikap apatis maupun terburu-buru menilai keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, sebagai program baru pemerintahan Presiden Prabowo, inisiatif tersebut membutuhkan waktu, konsolidasi, dan dukungan lintas sektor agar dapat berjalan optimal.

“Program ini punya potensi luar biasa. Jangan cepat menilai gagal. Kalau berhasil, ini akan menjadi kesuksesan bersama dalam membangun ekonomi nasional dari desa,” pungkasnya.