Potensinews.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengeluarkan ultimatum keras terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Bina Bangsa Bitung.
Ketua Satgas, Sofiyan Nur, mengancam akan merekomendasikan penghentian operasional fasilitas yang berada di Tiyuh Lesung Bhakti Jaya, Kecamatan Lambu Kibang tersebut jika masalah limbah tidak segera dituntaskan.
Langkah tegas ini diambil menyusul adanya temuan pelanggaran serius dalam pengelolaan limbah cair dan sampah yang dinilai merusak ekosistem lingkungan serta mengganggu kenyamanan warga sekitar.
“Besok, kami akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Jika masih ditemukan ketidaktaatan dan tidak ada perbaikan signifikan, kami akan merekomendasikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional SPPG tersebut,” tegas Sofiyan, Kamis, 9 April 2026.
Pelanggaran ini bukan kali pertama terjadi. Pihak pengelola dilaporkan telah menerima peringatan saat proses monitoring pada Februari lalu. Namun, hingga saat ini, upaya perbaikan dinilai jalan di tempat, terutama dalam pemilahan sampah organik dan non-organik, serta sistem penanganan limbah cair.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang memprihatinkan; limbah sisa masakan dialirkan langsung ke sungai di sekitar area dapur tanpa melalui proses penyaringan. Selain itu, tumpukan sampah plastik berserakan di bagian belakang bangunan hingga menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga.
Sofiyan Nur menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan dan kebersihan yang seharusnya menjadi syarat mutlak dalam penyediaan makanan bergizi.
“Kami sudah memberikan kesempatan untuk perbaikan. Jika tetap diabaikan, maka penutupan adalah langkah yang tidak terhindarkan demi menegakkan standar pelayanan dan melindungi lingkungan,” pungkasnya.












