Way Kanan

Bupati Ayu Asalasiyah: Tidak Boleh Ada Sekat Gender dalam Pendidikan Anak Way Kanan

×

Bupati Ayu Asalasiyah: Tidak Boleh Ada Sekat Gender dalam Pendidikan Anak Way Kanan

Sebarkan artikel ini
Bupati Ayu Asalasiyah: Tidak Boleh Ada Sekat Gender dalam Pendidikan Anak Way Kanan
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah tegaskan pentingnya kesetaraan gender dan hak pendidikan setara saat melepas Karnaval Budaya PAUD di Hari Kartini 2026.

Potensinews.id – Semangat emansipasi dan kesetaraan gender menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kabupaten Way Kanan.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara tegas menginstruksikan penghapusan sekat perbedaan gender, terutama dalam dunia pendidikan dan pencapaian cita-cita anak sejak usia dini.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat melepas ratusan peserta Karnaval Budaya anak-anak PAUD di halaman Kantor Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa, 21 April 2026.

Momentum ini terasa spesial karena bertepatan dengan Hari Kartini sekaligus rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Way Kanan.

Bupati Ayu memandang karnaval yang diikuti anak-anak berpakaian adat nusantara ini bukan sekadar seremoni. Baginya, acara ini adalah panggung edukatif untuk menanamkan fondasi karakter dan pemahaman mengenai hak yang sama bagi setiap anak.

Baca Juga:  Pemkab Way Kanan Bahas Penyesuaian Jam Kerja untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

“Saya sangat senang dan bangga. Kegiatan ini bukan sekadar ajang mengenakan pakaian indah, tetapi ruang untuk menumbuhkan cita-cita anak sejak dini. Tidak boleh ada perbedaan dalam kesempatan belajar dan berkembang,” ujar Bupati Ayu Asalasiyah.

Dalam sambutannya, Bupati yang memiliki latar belakang medis ini menekankan tiga poin krusial dalam memaknai perjuangan R.A. Kartini di era modern:

*Hak Pendidikan Mutlak: Anak laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama persis dalam mengakses pendidikan setinggi mungkin tanpa pengecualian.

*Kebebasan Bercita-cita: Masa depan anak tidak boleh terbelenggu oleh stigma gender. Menurut Bupati, Hari Kartini adalah bukti nyata bahwa kesempatan berkembang terbuka lebar bagi siapa saja.

Baca Juga:  Kunjungan Perdana Bupati Way Kanan Ali Rahman dan Wakil Bupati Ayu Asalasiyah ke Lokasi Banjir, Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Sri Menanti

*Peran Pendampingan: Orang tua dan pendidik diajak memberikan ruang ekspresi seluas-luasnya agar potensi unik anak tergali optimal tanpa diskriminasi.

Selain membawa misi kesetaraan, karnaval ini menjadi sarana efektif memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia. Ratusan anak PAUD tampak percaya diri memamerkan identitas bangsa melalui busana daerah yang mereka kenakan.

Bupati Ayu menilai, mengenalkan ragam budaya di usia emas adalah cara terbaik untuk memupuk rasa nasionalisme yang kokoh.