Potensinews.id — Camat Way Tuba, Johanis, turun langsung meninjau proses pencarian dua warganya yang dilaporkan hanyut terseret arus di aliran Sungai Way Umpu, Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu, Jumat (27/3/2026).
Kehadiran Johanis di lokasi tidak hanya untuk memastikan jalannya proses pencarian, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban serta memperkuat koordinasi tim gabungan yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan dari Polres Way Kanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan, TNI, Basarnas, serta relawan masyarakat setempat terus menyisir aliran sungai.
Dua korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Mawan (19) dan Feri (23), warga Kampung Sai Umpu, Kecamatan Way Tuba. Hingga Jumat sore pukul 17.00 WIB, keduanya belum berhasil ditemukan.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto melalui Kapolsek Blambangan Umpu AKP Yudhianto menjelaskan, peristiwa bermula pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat itu, korban bersama rekan-rekannya pergi memancing di Sungai Way Umpu. Karena tidak mendapatkan hasil, lima orang di antaranya nekat menyeberangi sungai dengan cara berenang, meskipun arus cukup deras dengan lebar sungai diperkirakan mencapai 60 meter.
“Di tengah sungai, diduga satu orang kehabisan tenaga dan terbawa arus. Dua rekannya berusaha menolong, namun justru ikut terseret arus deras dan tenggelam. Sementara satu orang yang pertama hanyut berhasil diselamatkan,” jelas AKP Yudhianto.
Upaya pencarian terus dilakukan sejak hari pertama dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk tim Basarnas, TNI-Polri, BPBD Way Kanan, serta relawan Kampung Segara Midar.
Namun, derasnya arus Sungai Way Umpu menjadi tantangan utama dalam proses penyisiran, baik di permukaan maupun bagi tim penyelam.
Mempertimbangkan faktor cuaca dan keselamatan personel, operasi pencarian sementara dihentikan pada Jumat sore.
“Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area penyisiran,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Way Tuba bersama pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras.













