Way Kanan

Dandim 0427/Way Kanan Hadiri Festival Ogoh-Ogoh di Banjit, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya

×

Dandim 0427/Way Kanan Hadiri Festival Ogoh-Ogoh di Banjit, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Dandim 0427/Way Kanan Hadiri Festival Ogoh-Ogoh di Banjit, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya
Komandan Kodim 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., bersalaman dengan tokoh masyarakat saat menghadiri Festival Ogoh-Ogoh di Lapangan Sepak Bola Kampung Bali Sadhar Tengah, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Foto: Ist

Potensinews.id – Semangat kebersamaan dan keberagaman budaya terus dijaga dan dirawat oleh masyarakat di Kabupaten Way Kanan. Hal itu terlihat dalam gelaran Festival Ogoh-Ogoh yang berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Kampung Bali Sadhar Tengah, Kecamatan Banjit.

Komandan Kodim 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi budaya Nusantara.

Kehadiran Dandim 0427/Way Kanan itu menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta merawat keberagaman budaya yang ada di daerah.

Festival Ogoh-Ogoh sendiri merupakan bagian dari rangkaian tradisi umat Hindu menjelang Hari Raya Nyepi. Dalam tradisi tersebut, ogoh-ogoh yang berbentuk patung raksasa melambangkan sifat-sifat negatif atau kejahatan yang harus dimusnahkan demi menciptakan keseimbangan dan kedamaian.

Baca Juga:  Sinergi Polri dan Ulama, Kapolsek Baradatu Hadiri Penutupan Pendidikan Santri di Sukosari

Letkol Arm Sigit Windarto menyampaikan bahwa keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga bersama.

Menurutnya, kegiatan budaya seperti festival ogoh-ogoh tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Keberagaman adalah kekuatan bangsa. Melalui kegiatan budaya seperti ini, kita bisa mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Festival yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemuda setempat. Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang datang untuk menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan yang ditampilkan.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival ini juga menjadi simbol kuatnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Way Kanan.