Potensinews.id — Memasuki hari kedua Ramadhan 1447 Hijriah, Jumat (20/2/2026), Pasar Bedug Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, kembali dipadati pengunjung. Namun di balik ramainya aktivitas jual beli tersebut, terdapat peran penting DPRD Way Kanan dalam mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis desa.
Anggota DPRD Way Kanan sekaligus mantan Kepala Kampung Bumi Baru, Abdullah Candra Kurniawan, SH, menjadi sosok yang pertama kali menggagas Pasar Bedug ini pada 2019 saat masih menjabat kepala kampung. Inisiatif tersebut kini berkembang menjadi ikon kuliner Ramadhan yang mampu menarik warga tidak hanya dari Bumi Baru, tetapi juga dari kampung tetangga seperti Tanjung Sari dan Sangkaran Bhakti.
“Awalnya kami fasilitasi tenda dan penerangan melalui pemerintah kampung. Tujuannya sederhana, memberi ruang bagi pedagang lokal agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan selama Ramadhan,” ujar Candra.
Kini, sebagai legislator, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui dukungan kebijakan dan perhatian terhadap UMKM desa.
Menurutnya, Pasar Bedug Bumi Baru menjadi bukti nyata bahwa program yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan didukung pemerintah dapat bertahan bahkan berkembang dari tahun ke tahun.
Pasar yang berpusat di halaman Balai Kampung ini mengusung tema “Dukung Produk Desa, Bangun Ekonomi Warga”. Beragam takjil, lauk-pauk matang, hingga jajanan tradisional tersaji secara higienis, menciptakan suasana ngabuburit yang hangat dan penuh kebersamaan.
Camat Blambangan Umpu, Akhmad Syafari, S.Ag., M.Si., turut memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan pasar tersebut. Ia menilai keberlanjutan Pasar Bedug merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah kampung dan dukungan para pemangku kebijakan.
Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Rakyat Kampung Bumi Baru, Anggi Setiawan, S.H., menjelaskan perjalanan pasar ini. Tahun 2020 sempat vakum akibat pandemi Covid-19, lalu kembali digelar pada 2021 meski masih terbatas. Sejak 2022 hingga 2026, antusiasme warga terus meningkat.
“Sekarang justru semakin ramai. Pedagang bertambah, pembeli juga meningkat setiap tahunnya,” jelasnya.
Keberhasilan Pasar Bedug Bumi Baru ini pun menjadi contoh konkret bagaimana peran DPRD tidak hanya hadir dalam fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga dalam mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Pasar Bedug Bumi Baru diharapkan semakin memperkuat ekonomi warga sekaligus menjadi tradisi Ramadhan yang dinanti setiap tahunnya.













