Potensinews.id – Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Way Kanan bergerak cepat memadamkan kebakaran yang menghanguskan sebuah gedung minimarket di depan gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, KM 2 Blambangan Umpu, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kebakaran tersebut dilaporkan warga sekitar sekitar pukul 14.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Mewakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Way Kanan, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Nazori menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan sembilan personel ke tempat kejadian perkara. Selain itu, bantuan lima personel dari armada Damkar Baradatu turut dikerahkan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Satu armada dengan kapasitas 3.500 liter air dikerahkan untuk melakukan pemadaman,” ujar Nazori saat dikonfirmasi pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan intens. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WIB atau hampir empat jam sejak kebakaran pertama kali dilaporkan.
Dalam proses penanganan di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan sumber air yang menyebabkan proses pengisian ulang memerlukan waktu cukup lama.
“Ketersediaan air menjadi kendala utama kami. Pengisian ulang memakan waktu, sehingga berdampak pada kecepatan pemadaman,” jelas Nazori.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi bangunan minimarket tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Nazori mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di bangunan masing-masing, terutama dalam penggunaan sambungan listrik.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penyambungan listrik secara sembarangan atau ilegal. Peristiwa ini menjadi pengingat penting agar standar keamanan kelistrikan selalu diperhatikan demi mencegah kebakaran di kemudian hari,” pungkasnya.












