Way Kanan

PDPM Way Kanan Soroti Tantangan Kepemimpinan Pemuda dalam Diskusi Ramadan

×

PDPM Way Kanan Soroti Tantangan Kepemimpinan Pemuda dalam Diskusi Ramadan

Sebarkan artikel ini
PDPM Way Kanan Soroti Tantangan Kepemimpinan Pemuda dalam Diskusi Ramadan
PDPM Kabupaten Way Kanan sukses menggelar kegiatan Diskusi dan Buka Puasa Bersama di Masjid Walidah Bumibaru (Klinik Ramik Ragom), Kampung Bumibaru, Kecamatan Blambangan Umpu, Sabtu, 28 Februari 2026. | Ist

Potensinews.id – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Way Kanan sukses menggelar kegiatan Diskusi dan Buka Puasa Bersama di Masjid Walidah Bumibaru (Klinik Ramik Ragom), Kampung Bumibaru, Kecamatan Blambangan Umpu, Sabtu, 28 Februari 2026.

Mengusung tema “Pemuda, Ramadan, dan Ujian Kepemimpinan Kontemporer”, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Peserta yang hadir terdiri dari Ketua dan Anggota PCPM se-Way Kanan serta sejumlah tamu undangan.

Acara diawali dengan pembukaan serta sambutan dari Takmir Masjid Walidah, Aji Setiyoko, S.Kep, dan Ketua PDM Way Kanan, Joko Susanto, S.H. Dalam sambutannya, para pimpinan menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah ritual, tetapi juga ruang refleksi diri dan penguatan nilai-nilai kepemimpinan berbasis moral dan keislaman.

Baca Juga:  KoPI Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Memasuki sesi inti, diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Bahari Sanjaya, SH, Tri Sudarto, S.Pd, Sigit Suwardi, S.Pd, Lukman Latif, S.Pd, dan Dedi Iskandar, SH, MH. Diskusi dipandu oleh Moderator Eko Prasetyo dan berlangsung dinamis. Beragam gagasan konstruktif mengemuka, terutama terkait tantangan kepemimpinan pemuda di era yang terus berubah.

Para narasumber sepakat bahwa pemuda Muhammadiyah harus mampu tampil sebagai pelopor perubahan. Integritas, konsistensi dalam nilai keislaman, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi kunci agar kepemimpinan tetap relevan tanpa kehilangan jati diri.

Selain diskusi, kegiatan juga diisi ceramah agama oleh Ustadz Munawar, S.Fil.I, MA. Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta menjadikan Ramadan sebagai madrasah pembentukan karakter, tempat menempa kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai calon pemimpin masa depan.

Baca Juga:  Sungai Meluap, Camat Negeri Agung Tinjau Pemukiman Warga yang Terendam Banjir

Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta makan malam dalam suasana hangat penuh kebersamaan.

Ketua PDPM Way Kanan, Bahari Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap forum serupa terus digelar sebagai wadah penguatan silaturahmi sekaligus konsolidasi gerakan pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Way Kanan.