Potensinews.id – Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Way Kanan Tahun 2026 resmi bergulir. Ajang olahraga terbesar di tingkat kabupaten ini dibuka ditandai dengan dimulainya pertandingan cabang olahraga (cabor) bulu tangkis di Kampung Umpu Bhakti, Minggu, 17 Mei 2026.
Turnamen yang diarsiteki oleh Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Way Kanan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, hingga 23 Mei 2026 mendatang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Way Kanan, Indra Septa Purnama, membuka langsung kompetisi ini. Pembukaan turut dihadiri Kepala Dispora Way Kanan Taufik Hidayatno, Plt Ketua PBSI Akuntar, serta jajaran pengurus olahraga setempat.
Dalam laporannya, Plt Ketua Pengkab PBSI Way Kanan, Akuntar, menyebutkan bahwa turnamen kali ini diikuti oleh 80 atlet berbakat yang menjadi representasi dari 15 kecamatan se-Kabupaten Way Kanan.
“Kategori yang kami pertandingkan meliputi Tunggal Putra/Putri Pelajar U-12, Ganda Putra Kelas Bebas, serta Ganda Putra Veteran. Melalui klasifikasi ini, kami berkomitmen penuh mematangkan pembinaan atlet sejak usia dini,” urai Akuntar.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kampung Umpu Bhakti yang telah memfasilitasi tempat pertandingan, serta seluruh elemen yang mendukung kelancaran acara.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Way Kanan, Indra Septa Purnama, menegaskan bahwa PORKAB tahun ini menjadi wadah krusial untuk menjaring talenta lokal yang diproyeksikan berlaga di level yang lebih tinggi.
“Atlet yang menyabet prestasi di PORKAB ini akan menjadi tolak ukur dan modal kita menuju ajang tingkat provinsi (Porprov). Kami meminta para atlet terus mengasah kemampuan lewat latihan konsisten dan menjaga disiplin tinggi,” kata Indra.
Indra juga mengaku bangga melihat sinergi antarcabor dan antusiasme tinggi dari para peserta. Demi kemajuan olahraga di Bumi Ramik Ragom, ia menyatakan KONI sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari publik.
“KONI Way Kanan selalu terbuka menerima saran dan kritik yang membangun. Tujuannya agar program kerja ke depan berjalan linier dengan ekspektasi kita bersama,” tambahnya.
Meski digelar dalam suasana sederhana, pihak panitia memastikan atmosfer kompetisi tetap terjaga ketat. Penyelenggaraan tahun ini sengaja difokuskan pada esensi utama, yakni melahirkan bibit juara sekaligus mempererat keselarasan program antara PBSI dan KONI Way Kanan.












