Way Kanan

Targetkan Kemandirian Daerah, Bupati Way Kanan Dorong Hilirisasi Pertanian di Bahuga

×

Targetkan Kemandirian Daerah, Bupati Way Kanan Dorong Hilirisasi Pertanian di Bahuga

Sebarkan artikel ini
Targetkan Kemandirian Daerah, Bupati Way Kanan Dorong Hilirisasi Pertanian di Bahuga
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah buka Musrenbang Bahuga 2026. Foto: Ist

Potensinews.id – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bahuga Tahun 2026, Senin, 9 Februari 2026.

Dalam forum tersebut, Bupati menekankan pentingnya sinergi dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai fondasi kemajuan daerah lima tahun ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Bahuga ini dihadiri oleh jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimcam, serta seluruh Kepala Kampung se-Kecamatan Bahuga.

Bupati Ayu menyampaikan bahwa tema pembangunan tahun 2027 fokus pada “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan”.

Tema tersebut dijabarkan ke dalam lima prioritas utama, mencakup sektor pendidikan, kesehatan (penurunan stunting), hilirisasi pertanian, infrastruktur wilayah, tata kelola digital, dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Harlah 1 Abad NU, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Dalam evaluasinya, Bupati memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pembangunan di Kecamatan Bahuga. Berdasarkan data tahun 2025, rata-rata Indeks Desa (ID) Kecamatan Bahuga mencapai angka 83,55, jauh melampaui rata-rata Kabupaten Way Kanan yang berada di angka 77,53.

“Capaian Indeks Desa di Bahuga sangat positif. Mayoritas kampung sudah berstatus Mandiri, dengan nilai tertinggi diraih Kampung Bumi Agung (90,07) dan Bumi Agung Wates (88,97). Namun, intervensi pada dimensi lingkungan dan aksesibilitas tetap harus ditingkatkan,” ujar Bupati Ayu Asalasiyah.

Bupati juga menginstruksikan agar para Kepala Kampung mulai menginisiasi program hilirisasi komoditas pertanian melalui Dana Desa.

Hal ini bertujuan agar petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menciptakan nilai tambah ekonomi di daerah.

Baca Juga:  Mewakili Bupati Ayu Asalasiyah, Edi Suprianto Buka Temu Karya VI Karang Taruna Way Kanan

Menghadapi cuaca ekstrem, Bupati mengimbau aparatur kampung untuk proaktif melakukan normalisasi drainase dan optimalisasi embung desa guna mencegah banjir.

Ia juga mengajak masyarakat menggalakkan penanaman pohon di area kritis sebagai komitmen terhadap perubahan iklim.

Di sisi lain, Bupati memaparkan kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami efisiensi. Pada tahun 2026, pendapatan daerah Kabupaten Way Kanan menurun sebesar Rp164 miliar akibat kebijakan efisiensi dana transfer dari Pemerintah Pusat.

“Kondisi ini menuntut kita lebih selektif. Anggaran akan diprioritaskan untuk belanja wajib seperti gaji ASN/PPPK, sektor pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen, serta Alokasi Dana Kampung. Kita harus mendorong kemandirian daerah melalui peningkatan PAD,” pungkas Bupati.