Potensinews.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Way Kanan sejak Sabtu sore, 4 April 2026, memicu banjir bandang di Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu.
Debit air dilaporkan terus meningkat drastis hingga merendam pemukiman warga di titik-titik rawan.
Kepala Kampung Lembasung, Helmi Ibrahim, didampingi petugas Bhabinkamtibmas Polsek Blambangan Umpu, melaporkan langsung dari lokasi terdampak bahwa luapan air berasal dari aliran Kali Conong. Air tersebut merupakan kiriman dari arah hulu, yakni jembatan Sepandak menuju Sekatapus.
Dusun 1 menjadi wilayah yang paling parah terdampak. Pantauan di lapangan menunjukkan air telah mengepung rumah-rumah warga, termasuk kediaman tokoh masyarakat Haji Sayuti Elektronik, dengan ketinggian air mencapai setengah meter.
Melihat kondisi yang kian mengkhawatirkan, Helmi Ibrahim secara terbuka meminta bantuan segera dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Dinas Sosial, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan proses evakuasi.
“Kami sangat memohon bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan agar segera membantu masyarakat Kampung Lembasung, terutama di Dusun 1. Evakuasi sangat diperlukan mengingat hujan sampai detik ini belum berhenti dan debit air terus naik,” tegas Helmi Ibrahim melalui rekaman video di lokasi banjir.
Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun 1 masih berjaga-jaga di titik aman sembari memantau pergerakan air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut. Pihak aparat desa mengimbau warga untuk tetap waspada, mengamankan barang berharga, dan menjauhi instalasi listrik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Aparat Polsek Blambangan Umpu bersama perangkat kampung terus bersiaga di lokasi guna memantau perkembangan situasi dan mengoordinasikan langkah darurat dengan instansi terkait di tingkat kabupaten.













