Potensinews.id – Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, menanggapi beredarnya kabar bahwa dua Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sukarame tidak menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir satu bulan.
Kondisi ini terjadi akibat peralihan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sementara dapur pengganti belum beroperasi.
“Asroni menegaskan, program MBG adalah program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak sekolah. Anak-anak tidak boleh menjadi korban ketidaksiapan sistem,” tegasnya.
Menurut Asroni, dapur pengganti seharusnya sudah siap sebelum distribusi dari dapur lama dihentikan. Peristiwa ini menjadi catatan penting agar pemerintah daerah memperkuat koordinasi antar pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan pengelola SPPG.
Komisi IV berencana meminta klarifikasi resmi dari dinas dan pengelola SPPG, memastikan jadwal operasional dapur pengganti, serta mendorong skema darurat sementara agar layanan MBG tetap berjalan.
“Program yang baik harus dijalankan dengan manajemen yang baik. Kami akan memastikan persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera ada kepastian bagi sekolah serta orang tua siswa,” pungkas Asroni.













