Potensinews.id – PLN UP Bandarlampung gandeng akademisi cari solusi banjir Rajabasa Pemuka.
Bencana banjir yang melanda Kelurahan Rajabasa Pemuka di awal tahun 2024 menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal ini, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bandarlampung berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) untuk mencari solusi pencegahan dan penanganan banjir di wilayah tersebut.
Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara kedua pihak pada hari Senin, 6 Juni 2024, di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Polinela.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Polinela Prof Sarono dan Sigit Kusumawan Ardianto selaku Manager PT PLN NP UP Bandarlampung.
“Program CSR ini diharapkan mampu memberikan solusi yang konkrit dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah terkait dengan kajian pencegahan dan penanganan banjir di sekitar kelurahan rajabasa pemuka.
“Sehingga kedepannya tidak ada lagi pihak yang dirugikan oleh bencana banjir yang kerap terjadi di kelurahan rajabasa pemuka ini,” ujar Sigit Kusumawan Ardianto.
Terpisah, masyarakat Rajabasa Pemuka menyambut baik program CSR ini.
Mereka berharap program ini dapat membantu menyelesaikan masalah banjir yang selama ini menghantui mereka.
“Kami sangat senang dengan program ini. Kami berharap program ini dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah banjir di Rajabasa Pemuka,” ujar salah satu warga Rajabasa Pemuka.
Program CSR PLN UP Bandarlampung dan Polinela merupakan langkah positif untuk mengatasi masalah banjir di Rajabasa Pemuka.
Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.












