Potensinews.id – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi pegawai terkait tata kelola pengadaan yang transparan, sistematis, dan tepat sasaran, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bandar Lampung menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang dan Jasa. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Minggu–Selasa, 19–21 Januari 2026, di Kota Bandar Lampung.
Workshop tersebut diikuti oleh jajaran manajemen serta pegawai PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung yang terlibat langsung dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, hingga proses pemilihan penyedia yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam sambutannya, Manajer PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung, Ali Anwar, menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran operasional serta pencapaian target organisasi.
Menurutnya, proses pengadaan yang efektif dan efisien hanya dapat terwujud apabila didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki pemahaman yang baik terhadap regulasi yang berlaku.
“Pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian penting dalam mendukung kinerja unit. Karena itu, dibutuhkan SDM yang memahami regulasi dan mampu menerapkannya secara tepat,” ujar Ali Anwar.
Workshop ini juga menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Kegiatan tersebut menghadirkan Officer Procurement II PT PLN Nusantara Power Kantor Pusat, Dwi Doso Anggoro Padmo, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan materi secara komprehensif yang dilengkapi dengan diskusi interaktif dan studi kasus, sehingga peserta dapat memahami penerapan materi secara nyata sesuai kondisi dan kebutuhan di unit kerja.
“Pemahaman terhadap tahapan pengadaan dan kelengkapan dokumen, mulai dari spesifikasi teknis hingga administrasi, menjadi kunci terciptanya proses pengadaan barang dan jasa yang profesional dan transparan,” kata Dwi Doso Anggoro Padmo.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang mencakup perencanaan pengadaan, penyusunan spesifikasi teknis, serta aspek administrasi pengadaan. Dengan pendekatan tersebut, pegawai diharapkan mampu mengaplikasikan materi secara langsung dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui terselenggaranya workshop ini, PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung berharap kualitas perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dapat terus meningkat, sehingga tercipta tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan sistematis.












