Potensinews.id – Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Sangihe ditandai dengan peresmian Masjid Hajjah Hasna Munirah dan Yayasan Pendidikan Hajjah Munirah.
Acara tasyakuran yang berlangsung khidmat ini digelar di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Jumat, 16 Januari 2026.
Peresmian ditandai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah hikmah Isra Mi’raj, serta prosesi simbolis pemotongan pita. Usai diresmikan, seluruh tamu undangan langsung menunaikan ibadah salat Jumat perdana di masjid tersebut.
Ketua Yayasan Pendidikan Hajjah Munirah, Frangky Maindoka, menjelaskan bahwa pendirian yayasan ini merupakan bentuk peralihan program tanggung jawab sosial perusahaan ke lembaga formal yang lebih fokus pada bidang pendidikan dan sosial.
“Fokus kami adalah pendidikan dan bantuan sosial. Program yang sebelumnya ada di perusahaan, seperti bantuan bencana dan bantuan tempat ibadah, kini kami alihkan sepenuhnya melalui yayasan ini,” ujar Frangky.
Dalam sambutannya, Frangky juga mengajak rekan-rekan pengusaha dan wirausahawan di Sangihe untuk memiliki kesadaran kolektif dalam membantu masyarakat. Ia menilai, pergerakan ekonomi yang dibarengi partisipasi sosial adalah kunci mengatasi kemiskinan dan masalah pangan.
“Kami mengajak masyarakat Sangihe, khususnya para pengusaha, mari kita membangun bersama. Jika semuanya bergerak, masalah kemiskinan dan pangan di daerah kita akan teratasi,” tegasnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan, Hj. Siti Aisya Bintaher, S.Pd., atau yang akrab disapa Ci Una, menekankan bahwa Masjid Hajjah Hasna Munirah bukan sekadar tempat ibadah rutin. Ia memproyeksikan masjid ini sebagai “Rumah Kemanusiaan” dan pusat peradaban yang memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Pembangunan ini adalah wujud syukur keluarga. Kehadirannya bukan untuk pamer kemegahan, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas sosial ekonomi di dalamnya. Kedepannya, kami akan terus fokus membantu anak-anak yang membutuhkan,” ungkap Ci Una.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Sulawesi Utara, Prof. Dr. Hj. Nasrudin, M.Ag., serta jajaran unsur Forkopimda meliputi Kapolres Kepulauan Sangihe, perwakilan Kodim 1301, Lanal Tahuna, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Tahuna. Hadir pula Pimpinan Bank BRI Tahuna, jajaran BAZNAS, serta para Imam Masjid se-Kecamatan Tahuna.
Pihak yayasan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama yang telah memberikan pendampingan intensif, baik secara administratif maupun teknis, hingga masjid dan yayasan ini resmi beroperasi bagi masyarakat luas.












